
Elon Musk dan logo X./ Business Today
JawaPos.com – Media sosial yang kini dimiliki Elon Musk yakni X berencana menambah tenaga kerja baru pada tahun ini.
Dilansir dari The Verge, X yang dahulu dikenal dengan nama Twitter tersebut ingin merekrut 100 orang tenaga kerja.
Rencana tersebut diambil setelah media sosial X dan lainnya dipanggil oleh Senator Amerika Serikat terkait konten eksploitasi seksual pada anak.
Dilansir dari laman resmi Komite Senat Amerika Serikat, mereka menyebut media sosial milik Elon Musk tersebut serta Meta, Discord, TikTok dan Snap akan dimintai pertanggung jawaban pada 31 Januari mendatang.
Sementara itu berdasarkan blog resmi X, mereka berencana untuk menambah pekerja yang bertugas untuk memoderasi konten yang berkaitan dengan eksploitasi seksual anak.
“Meskipun media sosial kami tidak memiliki banyak pengguna aktif remaja berusia 13 hingga 17 tahun di Amerika Serikat, namun konten tersebut tidak diizinkan beredar disini,” tulis mereka.
Para pekerja tersebut nantinya akan ditempatkan di Trust and Safety center of excellence yang berlokasi di Austin, Texas, Amerika Serikat.
“Pada tahun 2023 lalu, kami telah melakukan pemblokiran akses pada 12,4 juta akun X yang mengunggah konten eksploitasi seksual pada anak,” ujar mereka dalam blog tersebut.
Selain itu, mereka menyatakan telah mengirimkan laporan pada National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC) yang berjumlah 850 ribu laporan.
“Laporan tersebut delapan kali lebih banyak daripada apa yang dilaporkan oleh Twitter pada 2022 silan,” tegas mereka.
Perusahaan tersebut juga terus berkoordinasi dengan aparat yang berwajib untuk melakukan penangkapan bagi pengguna yang menyebarkan konten tersebut.
“Pada 2024 ini kami berjanji bahwa akan menjadikan media sosial kami sebagai media bebas berpendapat namun tidak menghilangkan rasa aman bagi pengguna,” tutup mereka.
Sebelumnya Dikritik oleh Pengguna
Media sosial yang dahulu dikenal dengan nama Twitter itu sempat mendapat kritikan tajam dari penggunanya karena membiarkan konten tersebut beredar bebas di X.
Dilansir dari USA Today, Elon Musk dahulu pernah melakukan pemangkasan besar-besaran pada tim moderasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
