
Ilustrasi Spotify / Sumber : Freepik
JawaPos.com – Spotify berencana meluncurkan model royalti baru yang akan berdampak lebih banyak keuntungan untuk beberapa pihak pada awal 2024.
Pihak yang terkena dampak dari royalti baru Spotify, yakni artis, label rekaman, dan distributor yang lebih populer, sambil memperkecil tindakan kecurangan yang ada pada layanan streaming tersebut.
Royalti baru Spotify akan mencakup tiga aspek utama, yakni batas minimum pemutaran, hukuman untuk aktivitas curang, lama pemutaran minimum untuk non-musik agar mendapatkan keuntungan dari Spotify.
Lagu-lagu harus mencapai ambang batas ini bertujuan untuk memastikan bahwa lagu yang menerima royalti memenuhi persyaratan tertentu terkait popularitas atau jumlah pemutaran yang ditentukan oleh layanan streaming tersebut.
Rencana lain juga mencakup hukuman terhadap aktivitas yang dianggap sebagai tindakan kecurangan. Tindakan ini bermaksud agar tidak merugikan integritas sistem pembayaran royalti yang diberikan.
Ketentuan selanjutnya adalah durasi minimum pemutaran untuk trek yang bukan musik, seperti podcast. Hal ini diperlukan agar pemutaran tersebut dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan pendapatan dari platform musik tersebut.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai model royalti baru Spotify. Dikutip JawaPos.Com dari Billboard, Rabu (22/11).
1. Batas Minimum Pemutaran
Lagu yang menerima kurang dari 1.000 pemutaran dalam waktu 12 bulan tidak akan memenuhi syarat untuk menerima royalti. Sebaliknya, royalti tersebut akan didistribusikan kembali ke dalam gabungan royalti yang lebih besar.
2. Hukuman untuk Aktivitas Curang
Label rekaman dan distributor akan terkena denda sebesar 10 euro atau sekitar Rp 170 ribu untuk setiap lagu yang dianggap 90 persen atau lebih sebagai tindakan kecurangan dari total pemutaran.
3. Durasi Minimum untuk Non-Musik
Pemutaran non-musik seperti podcast, harus memiliki durasi minimal dua menit agar memenuhi syarat untuk memperoleh pendapatan dari Spotify. Selain itu, untuk setiap pemutaran trek non-musik akan dihitung seperlima dari jumlah stream musik.
Model royalti baru Spotify akan mempengaruhi lebih dari dua pertiga daftar lagunya. Hal ini disebabkan oleh banyaknya musik yang diunggah ke platform tersebut.
Meskipun banyak lagu tidak mencapai jumlah pemutaran minimum untuk memenuhi syarat royalti, namun dampak finansial terhadap royalti secara keseluruhan relatif kecil.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
