JawaPos.com - Agate International (Agate), perusahaan teknologi dan game developer terbesar di Indonesia, dengan bangga mengumumkan kembali kemitraan strategisnya dengan PQube, sebuah international publisher yang berbasis di Inggris, melalui penciptaan Intellectual Property (IP) baru dengan nama kode “Project Dead”.
IP baru dalam industri game global ini nantinya akan dihadirkan untuk memberikan pengalaman bermain video game modern yang mendalam untuk memikat para pemain di seluruh dunia.
Proyek ini mengikuti proyek IP kolaborasi Agate dan PQube yang terkenal dengan kesuksesannya secara global, Valthirian Arc, yang telah bertahan lebih dari satu dekade di industri gaming juga menjadi bukti nyata kolaborasi yang solid antara Agate dan PQube.
Kali ini, Agate kembali dipercaya oleh PQube sebagai mitra dalam pengembangan komprehensif IP “Project Dead” secara menyeluruh, dilatarbelakangi oleh kesuksesan kolaborasi sebelumnya, di mana Valthirian Arc series telah terjual lebih dari USDb1 juta di pasar global serta kapabilitas Agate dalam penciptaan game berskala internasional.
Kolaborasi strategis ini diharapkan dapat memberikan kebermanfaatan bagi ekosistem dan industri game di Indonesia, serta mengukuhkan posisi Agate sebagai pengembang teknologi dan game terbesar di Indonesia.
Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan tanggapan terkait kemitraan antara Agate dan PQube. Kolaborasi dua perusahaan ini dalam pengembangan “Project Dead” merupakan langkah yang penting dalam mendorong inovasi di industri game.
"Keberhasilan sebelumnya, seperti Valthirian Arc, adalah bukti dari potensi besar yang dimiliki oleh industri game Indonesia. Dengan kemitraan ini, diharapkan akan semakin banyak game unggulan yang lahir dari negeri ini dan semakin memperkuat posisi Indonesia dalam industri game secara global," jelas Himam melalui keterangannya, Kamis (14/9).
Cipto Adiguno, Chief Strategy Officer Agate menyampaikan dalam kesempatan yang sama, pihaknya sangat bangga dapat mengumumkan kemitraan terbaru kami bersama PQube melalui “Project Dead”.
"Proyek ini dihadirkan karena kami melihat animo yang tinggi dan kesuksesan Valthirian Arc, yang berhasil secara global. Kami terus berkomitmen untuk menciptakan sebuah game yang tidak hanya memenuhi, tetapi juga melebihi ekspektasi para gamer di seluruh dunia," ungkap Cipto.
Dirinya berharap para gamer bersemangat sama halnya dengan Agate dan dapat bersabar untuk menunggu lahirnya “Project Dead”. "Kami sangat excited untuk segera memulai perjalanan proyek ini bersama dengan PQube," imbuh Cipto.
Geraint Evans, Head of Publishing of PQube turut menyebut, pihaknya terus berupaya untuk berkembang dalam pasar yang selalu berubah. Dari awal PQube mulai sebagai distributor hingga posisi saat ini sebagai penerbit global, kini mencari langkah selanjutnya dalam perjalanan yaitu menciptakan Intellectual Property (IP) baru yang menarik, mendiversifikasi portofolio, dan membangun merek untuk masa depan.
"Ini hanya mungkin tercapai melalui kerja sama dengan mitra terbaik. Selama satu dekade terakhir dalam bekerja dengan Agate, kami telah membangun hubungan yang kuat. Kami terus terkesan oleh kemampuan internasional mereka, pendekatan yang inovatif, dan dedikasi mereka untuk mencapai keunggulan dalam pengembangan game menjadikan mereka mitra yang ideal bagi kami dalam proyek IP baru kami, yang saat ini memiliki kode nama “Project Dead”," terang Geraint.
Sebagai informasi, kemitraan antara Agate dan PQube tidak hanya memperkuat posisi Indonesia dalam lanskap game secara global tetapi juga menumbuhkan kepercayaan dan kolaborasi yang lebih besar antara perusahaan game lokal dan international. Hal ini menjadi preseden untuk kolaborasi di masa depan dan menunjukkan potensi Indonesia sebagai pusat pengembangan game yang kreatif dan inovatif.