Ilustrasi layar ponsel menampilkan bio media sosial dengan berbagai jenis tulisan dan frasa di dalamnya (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Di zaman serba digital seperti sekarang, setiap aktivitas di internet dapat meninggalkan jejak.
Mulai dari unggahan media sosial, pencarian di Google, hingga akun yang sudah lama tak terpakai.
Mungkin tanpa sadar, informasi pribadi tersebar dan bisa dengan mudah ditemukan siapa saja. Masalahnya, data itu bisa dimanfaatkan untuk iklan, pencurian identitas, bahkan doxxing.
Jika merasa sudah terlalu terbuka di dunia maya, seseorang mungkin ingin kini menghilangkan beberapa informasi pribadi miliknyal.
Dikutip dari Zdnet, beberapa cara ini dapat membantu pengguna internet memahami cara menghapus jejak digital dan menyembunyikan identitas online dengan aman.
Langkah pertama untuk menghapus jejak digital adalah mencari nama lengkap di Google dan mesin pencari lainnya, seperti Bing atau DuckDuckGo. Hasil pencarian bisa berbeda antar mesin pencari, jadi penting untuk memeriksa semuanya.
Catat semua tautan yang memuat informasi pribadi, seperti akun media sosial, video, atau situs yang menampilkan nama lengkap tersebut. Ini membantu mengetahui data apa saja yang sudah tersebar secara publik.
Baca Juga: Sistem Estafet Evakuasi Jadi Strategi Penyelamatan Jemaah Haji Saat Terowongan Mina Penuh Sesak
Untuk menjaga privasi saat mencari informasi tentang diri sendiri, gunakan browser yang aman seperti Brave atau DuckDuckGo. Kedua alat ini membantu mencegah aktivitas pencarian dilacak dan digunakan untuk tujuan pemasaran atau iklan.
Dengan cara ini, jejak digital yang tidak diinginkan dapat dikurangi saat menelusuri data pribadi.
Buka halaman Akun Google dan jalankan fitur ‘Privacy Checkup’ serta ‘Security Checkup’. Selanjutnya, matikan pelacakan lokasi, histori pencarian, serta aktivitas aplikasi.
Google juga menyediakan fitur autodelete untuk data seperti histori YouTube dan aktivitas web.
Cek juga daftar perangkat yang terhubung ke akun pribadi dan cabut akses dari perangkat yang sudah tidak digunakan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
