
Ilustrasi: Twitter siapkan fitur baru untuk tweet panjang. (Dado Ruvic / reuters).
JawaPos.com - Lepas mengambil alih Twitter sebagai pemilik, Elon Musk langsung membuat banyak kontroversi. Selain Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal, perginya para pengiklan, dirinya juga memberikan bocoran terkait fitur baru yang akan hadir.
Belum lama ini, pemilik Twitter yang baru yaitu Elon Musk mengatakan bahwa dirinya akan membuat perubahan untuk media sosial dengan logo berwarna biru itu. Melalui akun di Twitter, Elon Musk menjelaskan bahwa ia akan menambahkan fitur baru.
Disampaikan Elon Musk, Twitter akan segera menyertakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk menambahkan teks bentuk panjang ke tweet mereka. Hal ini diumumkan oleh pemilik perusahaan dan CEO Twitter yang baru itu, Sabtu (5/11) pekan lalu.
Musk tidak mengatakan kapan fitur ini akan tiba. Dia juga menambahkan bahwa perusahaan juga berencana untuk bekerja pada alat tambahan untuk monetisasi hasil karya para kreator konten dan peningkatan fungsi pencarian platform.
"Pencarian di Twitter mengingatkan saya pada Infoseek di tahun '98! Itu juga akan menjadi jauh lebih baik sebelum waktunya," tulisnya.
Setelah Musk membuat pengumuman, reporter NBC News Ben Collins dengan cepat menunjukkan bahwa Twitter telah menguji fitur berbagi teks sebelum pengambilalihan oleh Musk. "Dia mengambil kredit di sini untuk banyak pekerjaan yang dilakukan beberapa karyawan sebelum dia memberhentikan mereka," kata Ben Collins.
Memang, pada awal tahun Jane Manchun Wong, yang dikenal dengan fitur eksperimental di aplikasi, menemukan bukti bahwa Twitter sedang mengerjakan fitur 'Artikel' untuk memposting pesan yang lebih panjang.
Seperti juga sudah diberitakan sebelumnya, pada hari Sabtu lalu, Twitter juga mulai menerapkan beberapa infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung langganan Twitter Blue yang telah diperbarui. Layanan ini akan memungkinkan pengguna membayar USD 8 atau berkisar Rp 125 ribuan per bulan untuk memverifikasi akun mereka.
Dengan membayar, pemilik akun terverifikasi dijanjikan bakal mendapatkan akses ke beberapa fitur lain, termasuk kemampuan untuk memposting video yang lebih panjang dan melihat lebih sedikit iklan. Elon Musk sebelumnya juga berjanji Twitter akan bekerja untuk mendukung pembuat konten tetapi belum membagikan detail tentang bagaimana perusahaan berencana untuk melakukan itu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
