Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 November 2022 | 20.42 WIB

Fitur Baru Twitter Disounding Elon Musk, Bisa Nge-tweet Lebih Panjang

Ilustrasi: Twitter siapkan fitur baru untuk tweet panjang. (Dado Ruvic / reuters). - Image

Ilustrasi: Twitter siapkan fitur baru untuk tweet panjang. (Dado Ruvic / reuters).

JawaPos.com - Lepas mengambil alih Twitter sebagai pemilik, Elon Musk langsung membuat banyak kontroversi. Selain Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal, perginya para pengiklan, dirinya juga memberikan bocoran terkait fitur baru yang akan hadir.

Belum lama ini, pemilik Twitter yang baru yaitu Elon Musk mengatakan bahwa dirinya akan membuat perubahan untuk media sosial dengan logo berwarna biru itu. Melalui akun di Twitter, Elon Musk menjelaskan bahwa ia akan menambahkan fitur baru.

Disampaikan Elon Musk, Twitter akan segera menyertakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk menambahkan teks bentuk panjang ke tweet mereka. Hal ini diumumkan oleh pemilik perusahaan dan CEO Twitter yang baru itu, Sabtu (5/11) pekan lalu.

Musk tidak mengatakan kapan fitur ini akan tiba. Dia juga menambahkan bahwa perusahaan juga berencana untuk bekerja pada alat tambahan untuk monetisasi hasil karya para kreator konten dan peningkatan fungsi pencarian platform.

"Pencarian di Twitter mengingatkan saya pada Infoseek di tahun '98! Itu juga akan menjadi jauh lebih baik sebelum waktunya," tulisnya.

Setelah Musk membuat pengumuman, reporter NBC News Ben Collins dengan cepat menunjukkan bahwa Twitter telah menguji fitur berbagi teks sebelum pengambilalihan oleh Musk. "Dia mengambil kredit di sini untuk banyak pekerjaan yang dilakukan beberapa karyawan sebelum dia memberhentikan mereka," kata Ben Collins.

Memang, pada awal tahun Jane Manchun Wong, yang dikenal dengan fitur eksperimental di aplikasi, menemukan bukti bahwa Twitter sedang mengerjakan fitur 'Artikel' untuk memposting pesan yang lebih panjang.

Seperti juga sudah diberitakan sebelumnya, pada hari Sabtu lalu, Twitter juga mulai menerapkan beberapa infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung langganan Twitter Blue yang telah diperbarui. Layanan ini akan memungkinkan pengguna membayar USD 8 atau berkisar Rp 125 ribuan per bulan untuk memverifikasi akun mereka.

Dengan membayar, pemilik akun terverifikasi dijanjikan bakal mendapatkan akses ke beberapa fitur lain, termasuk kemampuan untuk memposting video yang lebih panjang dan melihat lebih sedikit iklan. Elon Musk sebelumnya juga berjanji Twitter akan bekerja untuk mendukung pembuat konten tetapi belum membagikan detail tentang bagaimana perusahaan berencana untuk melakukan itu.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore