Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Januari 2024 | 23.46 WIB

5 Daftar Penipuan WhatsApp dan Cara Menghindarinya

Ilustrasi - Aplikasi WhatsApp bisa digunakan berkirim pesan tanpa menyimpan nomor. (Pexels/Anton)

JawaPos.com - Aplikasi WhatsApp kini menjadi aplikasi yang memungkinkan pengguna bisa berhubungan dengan orang lain di belahan dunia.

Namun, dengan lebih dari dua miliar pengguna, WhatsApp memiliki banyak potensial untuk penipu melancarkan aksinya.

Aplikasi ini digunakan oleh begitu banyak orang dari berbagai usia dan latar belakang serta dalam konteks yang beragam, sehingga kewaspadaan terhadap bahaya menjadi semakin penting.

Pada bulan Desember 2022, terungkap bahwa database dengan lebih dari 500 juta akun WhatsApp telah diposting untuk dijual di web gelap.

Pembeli menggunakan data akun tersebut untuk melancarkan aksi penipuannya pada aplikasi WhatsApp.

Biasanya penipu melancarkan aksinya bukan untuk pengguna tertentu, jadi setiap orang yang memiliki aplikasi tersebut dapat terkena penipuan.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kita wajib waspada terhadap penipuan tersebut.

Dilansir dari We Live Security (21/1), berikut ini adalah beberapa trik penipuan yang ada di WhatsApps.

1. Kode Verifikasi

Penipu akan menghubungi kita via WhatsApp dan berpura-pura salah memasukkan nomor telepon waktu verifikasi sehingga 'OTP-nya terkirim ke nomor kita'.

Kita sudah tahu bahwa kode verifikasi, atau OTP, adalah rahasia yang tidak boleh dibagikan ke orang lain.

Apapun yang terjadi, jangan pernah membagikan kode verifikasi apapun kepada orang lain.

2. Mengaku Orang Terdekat

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore