
TERSANGKA: Arif Jatmiko menunjukkan dua lembar upal pecahan Rp 100 ribu di Polsek Singojuruh, Jumat (31/3).
JawaPos.com- Pinginnya kencani wanita tuna susila (WTS) secara gratis, tapi justru berurusan dengan polisi. Pasalnya WTS itu dibayar dengan uang palsu. Adalah Arif Jatmiko, 28, warga Dusun Krajan, RT 2, RW 3, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru. Usai kencan dengan salah satu wts di eks Lokalisasi Sumber Loh, Dusun Padang Bulan, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, membayar dengan menggunakan uang palsu (upal), Kamis malam (30/3).
Karena perbuatannya itu, pria bertato itu akhirnya digelandang polisi ke Polsek Singojuruh. Untuk keperluan pemeriksaan, tersangka dijebloskan ke ruang tahanan Polsek Singojuruh. Sebagai barang bukti (BB), dua lembar uang pecahan Rp 100 ribu diamankan polisi. Motor Yamaha Vixion miliknya dengan nomor polisi P 4069 ZZ, juga ikut diamankan.
Terbongkarnya peredaran upal itu, bermula saat Arif Jatmiko dengan naik motor Yamaha Vixion, sekitar pukul 22.00, datang ke eks Lokalisasi Sumber Loh di Dusun Padang Bulan, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh. Di tempat pelacuran itu, tersangka langsung menuju ke salah satu wisma. “Tersangka datang sendirian,” terang Kapolsek Singojuruh, AKP Sumono.
Saat di wisma itu, terang dia, tersangka meminta pada salah satu PSK untuk membelikan rokok di warung dengan menyodorkan selembar uang pecahan Rp 100 ribu. “Pemilik warung curiga karena uangnya kasar,” terang kapolsek pada Jawa Pos Radar Genteng. Karena curiga itu, jelas dia, pemilik warung meminta kepada WTS itu untuk datang ke warung dan membayar sendiri. Atas permintaan itu, tersangka datang ke warung dan membayar dengan uang pas. “Saat tersangka mengambil uang di dompet, pemilik warung melihat ada uang lembaran Rp 100 ribu lagi,” ungkapnya.
Setelah membayar rokok, terang dia, tersangka kembali ke wisma un tuk menemui PSK. Baru pada pukul 00.30, berniat pulang setelah memberi uang PSK sebesar Rp 100 ribu. “Tersangka mengaku memberi uang Rp 100 ribu pada PSK karena telah menemani,” terangnya. PSK yang menerima uang Rp 100 ribu dari tersangka, saat itu lang sung menemui pemilik warung. Dan pemilik warung itu menghubungi polisi. “Warga yang ada di lokalisasi mencoba menghadang tersangka sampai polisi datang,” jelasnya.
Ditambahkan kanitreskrim Polsek Singojuruh, Ipda Joko Mulyono, upal yang disita dari tangan pelaku itu dua lembar pecahan Rp 100 ribu. “Dompet dan motor milik tersangka juga kita amankan untuk BB,” ungkapnya. Kanitreskrim menegaskan tersangka yang mengedarkan upal itu dijerat dengan pasal 26 ayat 2 dan 3 jo pasal 36 ayat 2 dan 3, UU RI nomor 7 tentang Mata Uang, sub pasal 245 KUHP dengan anca man maksimal 15 tahun penjara. “Kasus ini masih kami kembangkan, pengakuan sementara upal didapat setelah menjual kelapa,” katanya. (rri/abi/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022