
Legenda bulu tangkisa Indonesia Susi Susanti berbicara dalam Konferensi Pers Kasad Cup Badminton Exhibition Match 2023 di Jakarta, Minggu (29/10/2023). ANTARA/Nadia Putri Rahmani
JawaPos.com-Langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) membuka kesempatan bagi kalangan profesional untuk mengikuti seleksi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga mendapat respons positif dari legenda bulutangkis Indonesia, Susi Susanti.
“Ini gebrakan yang sangat bagus,” ujar Susi menanggapi kebijakan tersebut. Ia menilai langkah ini relevan dengan kebutuhan pengembangan industri olahraga nasional yang kini dituntut semakin kompetitif.
Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu menyebut kebijakan tersebut menunjukkan keberanian Kemenpora dalam melihat potensi industri olahraga secara lebih luas. “Potensi industri olahraga kita harus dimaksimalkan,” katanya.
Bersama suaminya, Alan Budikusuma, Susi saat ini juga aktif sebagai pelaku industri olahraga melalui merek perlengkapan bulutangkis Astec (Alan Susi Technology). Dari pengalamannya, ia menilai keterlibatan profesional dapat membawa perspektif baru dalam pengembangan industri.
“Produk olahraga Indonesia harus punya kualitas internasional dan daya saing tinggi,” ucapnya.
Sejak Astec berdiri pada 2003, Susi dan Alan merasakan langsung perkembangan industri olahraga nasional. Menurutnya, pengalaman praktis di lapangan menjadi modal penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Dia pun berharap figur yang terpilih nantinya benar-benar memahami sektor ini secara menyeluruh. “Yang terpilih harus paham industrinya,” tegasnya.
Susi juga menekankan pentingnya pengalaman dan kompetensi dalam jabatan strategis tersebut. “Pengalaman dan kompetensi itu kunci,” lanjutnya.
Kemenpora membuka seleksi ini bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun kalangan profesional yang memiliki rekam jejak di bidang industri olahraga, industri kreatif, wisata olahraga, serta sektor terkait lainnya.
Proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya itu sendiri dilakukan secara terbuka dan kompetitif. Pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 3–17 Februari 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan, tahapan, dan jadwal seleksi dapat diakses melalui situs resmi Kemenpora. (*)

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
