
Penggabungan api abadi di Candi Prambanan dimeriahkan konser musik
JawaPos.com - Penggabungan Api abadi Asian Games 2018 asal Mrapen dan India dilakukan di Candi Prambanan, Jogjakarta, Rabu (18/7). Prosesi besar tersebut dimeriahkan konser musik dari Indonesia dan Korea Selatan.
Penggabungan api abadi tersebut dilakukan oleh legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti dan legenda tenis Indonesia, Yustejo Tarik yang merupakan sebagai Tourch Bearer.
Untuk Susy akan membawa api yang telah diambil sebelumnya dari New Delhi, India. Sedangkan Yustejo membawa api abadi yang baru saja diambil dari Mrapen, Purwodadi, Jawa Tengah, Rabu (18/7) pagi WIB.
Di atas panggung megah berlatar Candi Prambanan, kedua api digabungkan. Alunan musik mengiringi prosesi tersebut.
"Selama 60 menit akan ada Cakra Khan , Armada Band dan penyanyi lainnya. Mereka menyanyikan lagu-lagu yang ada dalam Album Kompilasi Asian Games 2018. Boy Band BAP dari Korea Selatan juga tampil," beber Nico Andries selaku PIC INASGOC di Candi Prambanan.
Menurutnya, dalam konser tersebut akan dikolaborasi lagu dengan tarian budaya Indonesia. Selain itu juga ada budaya negara-negara Asia peserta Asian Games 2018.
"Untuk tarian budaya akan diiringi oleh Andi Riyanto dengan Orchestra Magenta-nya," katanya.
Sementara itu, Creative Director konser, Duto Sulistiasi memaparkan bahwa konsep koser itu akan megah karena juga kolaborasi lagu, tarian dan visual efek dengan teknik Video Mapping. Ini dipercaya akan membuat indah dan megahnya tampilan panggung Konser Torch Relay dengan latar Candi Prambanan.
"Puncak konser dilakukan penyalaan obor api yg mempertemukan api abadi dari India dan Mrapen. Selanjutnya obor api akan dibawa melintasi 30 kota hingga 17 Agustus 2018 tiba di Jakarta," katanya.
Kini dengan adanya penggabungan kedua api tersebut menandakan berjalannya Torch Relay yang akan mengelilingi 18 Provinsi dan 50 kota-kota besar di Indonesia.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
