
Terry Yudha Kusuma menggandakan emas usai menjuarai nomor 200m Sprint junior putra, Kamis (12/10).
JawaPos.com - Tim Nasional Balap Sepeda Indonesia Track menutup hari terakhir kejuaraan Track Asia Cup 2017 di New Delhi, India, dengan tambahan satu medali emas. Adalah Terry Yudha Kusuma yang menggandakan emas usai menjuarai nomor 200m Sprint junior putra, Kamis (12/10).
Bagi Terry, ini menjadi medali kedua setelah pada hari kedua dia menjadi yang tercepat di nomor 1km Time Trial junior putra. Di final, Terry mengalahkan jagoan tuan rumah, Mayur Pawar.
Dengan hasil ini, Indonesia membawa pulang empat medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu. Dua medali emas lain disumbangkan oleh Ayustina Deli Priatna di nomor 3km Individual Pursuit elite putri, dan Liontin Evangelina Setiawan di nomor 2km Individual Pursuit junior putri.
Angel juga menyumbang medali perak di nomor 500m Time Trial junior, sedangkan dua medali perak didapat dari nomor 500m Time Trial elite putri atas nama Crismonita Dwi Putri dan Team Sprint elit putri yang bermaterikan Crismonita dan Elga Kharisma Novanda.
Manajer Tim Nasional, Budi Saputro, mengatakan hasil yang dicapai oleh Tim Nasional Track cukup memuaskan meski masih banyak yang bisa ditingkatkan.
“Saya sangat mengapresiasi pencapaian para atlet di kejuaraan Track Asia Cup 2017. Tapi saya juga melihat masih banyak yang bisa ditingkatkan karena banyak kompetitor utama yang tidak turun di India. Saya mengucapkan terima kasih pada para atlet yang sudah memberikan penampilan terbaik, pada tim pelatih, dan juga pada Ketua Umum PB ISSI yang sudah memberikan dukungan penuh,” ujar Budi dalam surat elektronik PB ISSI.
Secara khusus, Budi juga memberikan pujian pada Terry yang menyumbang dua medali emas. Terry merupakan hasil pembinaan pelatnas mandiri yang berlangsung di Solo dan bakatnya menarik perhatian tim pelatih.
Budi juga mengakui bahwa kompetisi memberi kesempatan pada para atlet untuk mengukur kemampuan dibanding hanya berlatih di pelatnas. Maka, setelah pulang dari India, PB ISSI sudah merancang program untuk Tim Nasional Track.
“Dalam rencana pelatnas ke depan, kami akan memperbanyak porsi lomba agar para atlet bisa menambah jam terbang dan mengasah kemampuan. Kami berencana mengirim atlet disiplin track berlatih ke Belanda. Di sana memang sudah mulai dingin, tapi itu juga berarti musim kompetisi track dimulai. Kami akan berdiskusi dengan tim pelatih begitu mereka pulang dari India,” kata Budi.
Disiplin track merupakan salah satu cabang unggulan yang dibiayai Satlak Prima bersama dengan disiplin MTB downhill dan BMX.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
