
Davide Rebellin harus mencatat waktu lebih baik di Etape 4 agar tetap memegang jersey kuning
JawaPos.com - Posisi Davide Rebellin sebagai pemegang yellow jersey terancam. Rebellin bisa saja kehilangan statusnya sebagai pemimpin lomba jika gagal pada etape keempat sekaligus pamungkas di International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2017, Sabtu (30/9).
Etape keempat akan start di Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Tegalsari dan finis di depan Kantor Bupati Banyuwangi. Para pembalap akan melahap etape sejauh 98,1 kilometer. Etape keempat adalah trek yang memanjakan para sprinter karena melewati jalan landai serta tanpa tanjakan.
Rebellin memang masih memimpin klasemen umum pembalap. Namun gap dengan posisi kedua Amir Kolahdozhagh (Pishgaman Cycling Team) hanya 46 detik. Sedangkan selisih dengan pembalap peringkat ketiga yakni Nuno Victor (Team Sapura Cycling) hanya 1 menit dan 43 detik.
Dengan jarak waktu yang mepet, Rebellin harus berusaha keras untuk merebut etape keempat Sabtu besok. Perjuangannya pun berat. Sebab Rebellin hanya akan mendapat support satu satu rekannya yakni Fernando Grijalba. Sedangkan satu rekannya Stefan Schumacher dinyatakan gagal finis di etape ketiga.
Dominasi Rebellin sebenarnya mulai rontok sejak etape kedua, Kamis (28/9) kemarin. Saat itu Rebellin kehilangan green jersey sebagai tanda raja sprinter. Jumat (29/9) hari ini, Rebellin harus merelakan jersey polkadot merah ke Kolahdozhagh. Sedangkan green jersey menjadi milik Jamalidin Novardianto asal PGN Cycling Team.
Sementara itu, jersey merah putih tanda pembalap Indonesia terbaik, beralih ke tangan Jamal Hibatullah. Jamal finis di posisi ke-12 pada etape ketiga. Keberhasilan itu membuat pembalap KFC Cycling Team ini naik ke peringkat sembilan dalam klasemen umum pembalap.
Pembalap yang masih berusia 20 tahun ini berharap bisa mempertahankan jersey tersebut hingga bubar balapan. "Besok tetap waspada dan mempertahankan posisi sepuluh besar di klasemen umum," tutur Jamal.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
