
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengaku tak khawatir dengan hasil survei yang menempatkan pasangan Asyik berada di posisi bawah.
JawaPos.com - Jelang Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018, lembaga survei Roda Tiga Konsultan (RTK) kembali merilis hasil temuan survei terbarunya. Hasilnya, ada dua kandidat pasangan calon masih jauh tertinggal dengan pasangan lainnya.
Direktur Data dan Riset RTK Rikola Fedri menyebutkan, paslon yang masih mendominasi yakni nomor urut 4, Dedy Mizwar-Dedi Mulyadi (Duo DM) dan paslon nomor urut 1, pasangan Ridwan Kamil-Ruzhanul Ulum (Rindu). Bahkan, perbedaan suara antara kedua paslon itu sangat tipis.
"Duo DM dipilih oleh 29,9 persen responden unggul tipis dibandingkan dengan Rindu dipilih oleh 28,6 persen responden, memang perbedaannya masih berada dalam rentang margin of error (MoE)," kata Rikola saat memaparkan hasil surveinya di Kawasan Fatwati, Jakarta, Jumat (22/6).
Sementara itu, Rikola mengatakan, elektabilitas kedua paslon yang lainnya masih sangat tertinggal. Mereka adalah TB Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah) dan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) yang masih berada di level papan bawah hasil survei.
"Pasangan Asyik dipilih oleh 4,8 persen dan Hasanah hanya memperoleh 4,2 persen suara dari responden," ujar Rikola.
Menanggapi hasil itu, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengaku tak khawatir dengan hasil survei yang menempatkan pasangan Asyik berada di posisi bawah. Sebab, dalam hasil survei internalnya, jagoannya itu masih bersaing ketat dengan pasangan lainnya.
"Kami punya survei sendiri. Hasilnya tetap close to close," ucapnya.
Mardani pun mencontohkan pencalonan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta lalu. Ia menyebut, kala itu posisi jagoannya selalu berada dibawah. Sehingga pihaknya pun telah menyiapkan beberapa strategi khusus.
"Pokoknya setelah di TPS, kita mainkan strategi serangan udara, strategi serangan darat, kami yakin (menang)," tuturnya.
Kemenangan itu, kata Mardani, sebenernya telah terlihat dari spanduk dan baliho Asyik yang telah beredar di penjuru Jawa Barat. Apalagi, di sosial media pun paslon yang diusungnya itu dinilai paling populer.
"Kalau dilihat sekarang spanduknya Asyik merajai, sosial media nya merajai. Nah itu tanda tandanya ada. Kemenangan di sosial media akan selalu terbukti kemenangan di dunia nyata," tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
