Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Juni 2018 | 01.57 WIB

PDIP: Rakyat Tahu Siapa yang Suka Lempar Batu Sembunyi Tangan

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno menyebut kalau memang ada bukti seperti itu, Prabowo Subianto laporkan saja ke Komisi Pembetantasan Korupsi (KPK). - Image

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno menyebut kalau memang ada bukti seperti itu, Prabowo Subianto laporkan saja ke Komisi Pembetantasan Korupsi (KPK).


JawaPos.com - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto mengungkapkan, banyak oknum yang mencari uang ilegal di proyek-proyek dan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hanya demi ikut kontetasi politik.


Saat dokinfirmasi, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno menyebut kalau memang ada bukti seperti itu, Prabowo Subianto laporkan saja ke Komisi Pembetantasan Korupsi (KPK). 


"Kalau ada bukti tinggal diserahkan kepada KPK, supaya solutif," ujar Hendrawan saat dihubungi, Jumat (22/6).


Menurut Anggota Komisi XI DPR itu, sekarang banyak politikus yang pandai melakukan sindiran-sindiran. Sehingga dalam tahun politik seperti ini wajar jika aksi sindir-sindiran itu muncul.


"Soalnya akhir-akhir ini banyak politikus berisik, dan gaduh dengan tuduhan pandir (pandai menyindir)," katanya.


PDIP juga tidak ambil pusing adanya kritikan dan sindiran itu. Baginya ada hal yang lebih penting dengan membantu pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam segala hal.


"Dibiarkan saja rakyat sudah tahu siapa yang suka lempar batu sembunyi tangan. Kami hadapi dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja pantas, kerja ikhlas dan kerja tuntas," pungkasnya.


Sebelumnya, Ketua Umum Partai Prabowo Subianto mengatakan, saat ini ongkos untuk berkontestasi politik sangatlah mahal. Sehingga banyak pihak yang mengunakan berbagai cara.


Bahkan dalam Prabowo tidak segan-segan menyabut, dari biaya politik yan mahal itu maka tidak segan-segan oknum mencari uang di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).‎ Bahkan lewat proyek-proyek pemerintah.


"Budaya politik sekarang lazimnya mencari dana dengan cara-cara yang justru dapat memundurkan perekonomian bangs. Cara-cara menggunakan BUMN, cara-cara menggunakan pengelembungkan proyek yang nilainya Rp 200 miliar dibuat menjadi Rp 400 miliar," ‎ujar Prabowo dalam akun Facebook resmi miliknya, Jumat (22/6).


Oleh sebab itu adanya oknum yang menggunakan cara kotor tersebut untuk dapat berkompetisi di hajatan politik, telah membuat ekonomi di Indonesia tidak sehat.


Adanya kondisi itu, Prabowo Subianto membuat gerakan donasi yang ia namakan @GalangPerjuangan. Itu dilakukan untuk membantu dirinya dan juga kader Partai Gerindra untuk ikut kontestasi politik.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore