
Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Komjen Pol Mochamad Iriawan resmi dilantik sebagai Penjabat Gubernur (Pj) Jawa Barat oleh Mendagri Tjahjo Kumolo, Senin (18/6).
JawaPos.com - Dilantiknya Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Komjen Mochamad Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat terus menuai polemik. Pakar Hukum Tata Negara, Riawan Tjandra menyatakan pengangkatan ialah legally sah, namun, substansially ada problem. Karena dapat menyebabkan dwi fungsi Polri.
"Sebaiknya, dihindarkan kesan 'dwi fungsi' Polri seperti dwi fungsi ABRI di masa lalu, masih banyak tugas polisi yang belum tuntas diselesaikan," ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/6).
Dia juga menyebut adanya pemanfaatan kepentingan pengamanan kondisi lokal Jawa Barat versi pihak yang berkuasa.
"Manfaatnya lebih untuk kepentingan pengamanan kondisi lokal jabar versi pihak yang berkuasa," tuturnya.
Sedangkan, menurut Agustinus Pohan, pakar hukum pidana, saat ditanyai perihal track record hukum Iwan, dia mengaku tidak mengerti pertimbangan apa yang dimiliki oleh Mendagri hingga memilih Iwan sebagai PJ Gubernur.
"Saya tidak mengerti apa pertimbangan mendagri, mungkin semata-mata yang bersangkutan putra daerah," tukasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
