Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Juni 2018 | 21.13 WIB

Satu Tahun Berlalu, Polri Tak Mampu Ungkap Kasus Novel Baswedan

Novel Baswedan saat menyambut kedatangan awak media di kediamannya di Kelapa Gading Jakarta Utara, Selasa (27/2) - Image

Novel Baswedan saat menyambut kedatangan awak media di kediamannya di Kelapa Gading Jakarta Utara, Selasa (27/2)

JawaPos.com - Satu tahun dua bulan kasus penyerangan terhadap Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang. Terbukti dengan belum ditemukannya pelaku penyerangan hingga sampai saat ini.


Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan jika kasus tersebut belum juga mempunyai perkembangan terbaru.


“Sejauh ini belum ada informasi ditemukannya tersangka penyerangan. Kemarin informasi yang saya dapatkan dari WP (Wadah Pegawai) setelah silaturahmi ke rumah Novel, memang belum ada perkembangan terbaru,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/6).


Dengan belum adanya perkembangan baru terkait penyelidikan kasus Novel, pihak KPK menurutnya, kini sedang menghadapi tantangan dari kasus yang menimpa Novel, yakni semangat untuk melawan lupa. Selain itu, Febri juga menambahkan jika lembaga antirasuah akan menghormati setiap tindakan Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan kasus ini ke depannya.


“Salah satu tantangan dari kasus-kasus seperti ini adalah semangat kita untuk terus melawan lupa dan kalau memang nanti setelah Idul Fitri Presiden memandang perlu melakukan hal-hal lain tentu kita hormati bersama,” tukasnya.


Sekadar informasi, penyerangan terhadap Novel merupakan pukulan bagi lembaga antirasuah karena dia merupakan salah satu penyidik handal yang membantu pemberantasan korupsi. KPK pun berharap tersangka penyerangan yang terjadi pada waktu Subuh di 11 April 2017 lalu cepat ditemukan.


Novel Baswedan disiram air keras oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk alasan yang belum diketahui. Namun demikian dalam kurun waktu satu tahun lebih dua bulan usai kejadian penyiraman air keras tersebut, Polri masih belum juga mampu mengungkap siapa dalang dibalik penyerangan hingga saat ini.


Untuk membantu pengungkapan kasus ini, Komnas HAM  sudah membentuk tim khusus agar dapat membantu menemukan jalan keluar dalam menyelesaikan kasus penyerangan Novel.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore