Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Juni 2018 | 19.55 WIB

Kamp Argentina: Jalan Kaki 1 Km, Antre 1,5 jam, Bertemu Cuma 15 Menit

Antrean wartawan yang ingin masuk ke kamp Timnas Argentina di Bronnitsy. - Image

Antrean wartawan yang ingin masuk ke kamp Timnas Argentina di Bronnitsy.


JawaPos.com - Argentina memilih bermarkas di Bronnitsy, kota kecil yang berjarak sekitar 70 km dari Moskow. Perjalanan menuju ke sana memakan waktu hampir dua jam. Beruntung, pemandangan indah di kanan kiri jalan membuat perjalanan terasa nyaman.


Memasuki pusat Kota Bronnitsy, suasana sepak bola begitu terasa. Beragam ucapan selamat datang dalam bahasa Rusia terpampang di sudut-sudut kota. Tampaknya, warga setempat menyiapkan sambutan khusus kepada Lionel Messi dkk yang memilih Bronnitsy sebagai markas selama Piala Dunia 2018.


Kamp timnas Argentina berada persis di pinggir sungai. Penjagaannya ekstraketat. Beberapa polisi berjaga di gerbang pertama. Hanya yang berkepentingan dan memiliki ID Card yang boleh masuk. Suporter atau warga biasa dilarang masuk.


Wartawan yang mau masuk pun diperiksa sangat ketat. Namanya dicatat. Semua barang bawaan digeledah. Setelah oke, baru boleh melenggang.


Dari gerbang, masih harus lanjut berjalan sekitar 1 km menuju lapangan tempat latihan. Sial, karena skuad Argentina tengah latihan tertutup, wartawan harus menunggu di luar. Tidak bisa mengintip. Sebab, sekeliling lapangan ditutup terpal setinggi 3 meter. Benar-benar tertutup.


Wartawan baru boleh masuk pada 15 menit terakhir latihan. Sambil menunggu, satu persatu wartawan kembali harus melewati pemeriksaan keamanan. Kali ini lebih teliti. Isi tas dibongkar. Barang-barang seperti parfum dan yang mencurigakan disita. Ada petugas khusus yang memindai wartawan dengan metal detector.


Prosedur keamanan ini sangat memakan waktu. Padahal, wartawan yang datang sekitar 150-an. Yang sudah lolos security check pun masih harus menunggu di luar pintu masuk. Tidak sebentar, 15 menit berlalu, 30 menit, 50 menit. Bahkan, sampai satu jam menunggu, petugas tak kunjung membuka gerbang. Antrean masih mengular.


Akhirnya, setelah sekitar 1,5 jam tertahan, wartawan boleh masuk. Penjagaan superketat di kamp Argentina ini dianggap sejumlah wartawan terlalu lebay.


’’Ini sangat konyol. Tidak masuk akal. Saya pernah ke tempat latihan Portugal. Pemeriksaan juga ketat, tapi semua berjalan sangat mulus. Tidak seperti ini,’’ keluh Jens Marx, jurnalis Deutsche Presse Agentur, Jerman. 

Editor: Agus Dwi W
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore