Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Juni 2018 | 12.10 WIB

12 Tahun Berlalu, Ayah Seorang Model Minta Pembunuhan Anaknya Diusut

Shaariibuu Setev ayah dari Altantuya Shaariibuu, model Mongolia yang dibunuh dengan kejam di Malaysia  kini berada di Malaysia - Image

Shaariibuu Setev ayah dari Altantuya Shaariibuu, model Mongolia yang dibunuh dengan kejam di Malaysia kini berada di Malaysia

JawaPos.com - Pembunuhan keji yang dilakukan terhadap model Mongolia Altantuya Shaariibuu pada 2006 silam hingga kini belum menemui titik terang. Setelah bertahun-tahun, ayahnya kini ingin kasus pembunuhan terhadap putrinya itu diusut kembali.


Shaariibuu Setev ayah dari Altantuya Shaariibuu, model Mongolia yang dibunuh dengan kejam di Malaysia, kini tengah berada di Malaysia. Kedatangannya ke Malaysia untuk bertemu dengan Jaksa Agung Tommy Thomas untuk mendiskusikan kemungkinan membuka kembali penyelidikan atas pembunuhan terhadap putrinya.


Pengacaranya, Ramkarpal Singh mengatakan, ia telah berusaha mengatur jadwal pertemuan antara Shariibuu yang telah tiba di Kuala Lumpur Kamis lalu dengan Jaksa Agung pada 19 Juni. Mereka juga membicarakan rencana bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad.


"Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk mendiskusikan kemungkinan membuka kembali penyelidikan atas kasus pembunuhan Altantuya. Masih banyak yang tidak kami ketahui tentang kasus ini," kata Ramkarpal.


Dia menambahkan, mereka tidak mengetahui dalang di balik kasus pembunuhan terhadap Altantuya. Bagi mereka siapa pun itu turut bersalah dan harus dibawa ke pengadilan, seperti dilansir Channel News Asia, Senin (18/6).


"Kami berharap penyelidikan baru akan mengungkap siapa dalang pembunuhannya. Ini adalah apa yang diinginkan ayahnya agar dia bisa lega dan melanjutkan hidupnya," ujar Ramkarpal.


Pada 2006 lalu, Altantuya ditembak mati dan tubuhnya diledakkan oleh bahan peledak C4 yang biasanya dimiliki militer di Shah Alam, Malaysia. Atas kasus tersebut, dua Polisi Sirul Azhar Umar dan Azilah Hadri yang dulunya merupakan pengawal mantan PM Najib Razak terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman pada 2015.


Altantuya disebut-sebut sebagai kekasih Abdul Razak yang merupakan seorang analis pertahanan sekaligus penasihat Najib pada 2000 hingga 2008 saat dirinya menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Razak telah didakwa dengan tuntutan terlibat dalam pembunuhan tersebut namun dibebaskan.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore