
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan terus berusaha memulihkan kondisi mata kirinya paska disiram air keras.
JawaPos.com - Pasca insiden penyiraman air keras, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengalami luka berat. Luka terparah terjadi pada bagian mata sebelah kiri.
Novel telah melalui pengobatan intensif hingga dirawat di luar negeri. Saat ini mata kirinya sudah dipasangi beberapa organ buatan guna menggantikan organ yang rusak akibat air keras.
"Pengobatan mata kiri saya sudah selesai untuk menempatkan organ-organ buatan atau organ-organ artifisial di mata kiri saya," ujar Novel di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (17/6).
Setelah beberapa kali menjalani operasi, Novel mengaku mata kirinya sudah bisa mulai melihat lagi. Namun, penglihatannya itu masih sangat terbatas.
Novel menuturkan butuh beberapa perawatan lagi agar saraf matanya menguat. Maka sebelum dinyatakan benar-benar pulih oleh dokter, ia masih enggan memaksanakan fungsi mata kirinya.
"Sekarang ini saya bisa melihat sedikit di mata kiri. Tentunya masih ditunggu dalam beberapa perawatan, beberapa kontrol, karena saraf di mata kiri saya masih lemah. Jadi, belum bisa dipaksakan untuk melihat," jelas Novel.
Akan tetapi, kondisi mata kanannya rupanya terdampak reaksi bahan kimia saat menjalani pengobatan. Pada selaput kornea mata kanan, muncul bercak-bercak putih.
Efeknya pandangannya menjadi sedikit buram. "Akibat luka carut itu maka selaput kornea muncul bercak-bercak putih. Seperti sekarang ini saya melihat saudara-saudara semuanya nampak seperti berkabut padahal Jakarta tidak berkabut," imbuh Novel.
Guna menjaga penglihatannya tetap berfungsi dengan baik, saat ini mata Novel dibantu dengan hard lens. Perangkat ini berguna meredam keburaman yang terjadi di matanya.
"Saya menggunakan hard lens di dalamnya. Kalau saya tidak menggunakan hard lens maka penglihatan saya semakin buram, semakin tidak jelas," pungkas Novel.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
