
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin.
JawaPos.com - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab terjerat kasus chat berkonten pornografi. Tapi kini, Polri sudah mengeluarkan Surat Perintah Penghentikan Penyidikan (SP3) atas kasus tersebut.
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menegaskan, tidak ada intervensi atas terbitnya SP3. Dilanjutkan atau diberhentikannya sebuah kasus merupakan kewenangan dari penyidik. Kapolri Jenderal Tito Karnavian maupun pimpinan Polri lainnya tidak ikut campur.
"Bukan domain pimpinan Polri, kapolri, wakapolri, tidak. Apapun yang dilakukan penyidik, itu kewenangan mereka. Tidak ada intervesi sedikitpun dari pimpinan Polri," tegas Syafrudin saat ditemui di bilangan Senayan, Jakarta, Minggu (17/6).
Karenanya, dia mempercayakan keputusan itu kepada penyidik. "Semua aparat penegak hukum, Polri, penyidik Polri, kejaksaan, penyidik KPK, semua independen. Jadi mudah-mudahan tidak ada preferensi apa-apa dari mereka," kata Syafruddin.
Sejauh ini, Syafruddin mengaku belum mengetahui alasan penyidik meghentikan kasus yang menjerat Habib Rizieq. Termasuk kenapa baru sekarang SP3 diterbitkan. Hal itu sepenuhnya kewenangan penyidik, dan Syafruddin tidak memiliki kapasitas untuk menjelaskannya.
"Saya belum komunikasi dengan penyidik. Belum sempat komunikasi. Tapi saya yakin, kami yakin, bahwa itu adalah tentu menjadi punya alasan dan pandangan sendiri atau alasan kuat sesuai hukum oleh para penyidik," bebernya.
Soal mengapa Mabes Polri dan Polda Metro Jaya saling lempar menjelaskan kasus ini, Syafruddin juga enggan berspekulasi. Yang penting hal ini sudah diumumkan uru bicara Mabes Polri melalui Divisi Humas. "Ya itu kan juru bicara, bukan penyidik. Itu juru bicara. Kan sudah di umumkan resmi," ucapnya.
Syafurddin juga menegaskan bahwa keputusan ini tidak bersifat politis. "Nggak ada, jangan disuruh ulang-ulang. Saya konsisten itu kewenangan penyidik," tandasnya.
Lalu kabarnya surat tersebut dikeluarkan setelah adanya permohonan dari pihak Rizieq dan pengacara. Lagi-lagi, hal itu dibantah Syafruddin. "Nggak ada, nggak ada. Saya nggak percaya," tukasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
