
Kaum muslim barsiap melaksanakan salat sunnah malam hari (qiyamul lail) berjamaah di Masjid Istiqlal Jakarta, Selasa (12/6).
JawaPos.com - Sebulan lamanya berpuasa, membuat seseorang justru lebih sehat. Maka dari itu, jangan sia-siakan perjuangan selama satu bulan dengan tetap komitmen menjalankan hidup sehat selama Ramadan.
Dalam ceramahnya dalam khotbah salat Idul Fitri, Ahli Endoskopi Gastrointenstinal yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menjelaskan pengendalian diri adalah buah dari berpuasa. Pengendalian diri merupakan hal penting agar tetap sehat. Jiwa yang sehat kunci agar tubuh tak sakit.
"Berbagai macam sakit fisik terjadi karena jiwa yang terganggu. Kita mengenal penyakit psikosomatik," kata Ari dalam keterangannya kepada JawaPos.com, Minggu (17/6).
Pasien yang cemas cenderung asam lambungnya tinggi, yang akhirnya maagnya dapat terganggu. Pasien dengan hipertensi, tekanan darah akan naik jika emosinya terganggu. Pasien asma bisa kambuh karena sedang dalam keadaan stres. Jantung berdebar-debar, tangan berkeringat, pegal-pegal ditengkuk bisa berhubugan dengan faktor psikis.
"Dengan pengendalian diri selama berpuasa diharapkan faktor psikis yang bisa mengganggu fisik tersebut tidak muncul," papar Ari.
Menurutnya, pengendalian diri pada seorang muslim memang menjadi penting.Sebab, pengendalian diri bisa menjadi contoh bagaimana Islam menuntun orang untuk senantiasa pada jalur keseimbangan antara kenyaman hidup di dunia dengan persiapan kehidupan di akherat kelak. Ari mengatakan orang yang sukses adalah mereka yang berhasil dan mampu memadukan dan menyeimbangan dua hal tersebut.
"Sehingga selalu diingatkan bahwa kesenangan dunia ada batasnya untuk persiapan masa depan kita di akhirat nanti," ujarnya.
Selain berpuasa, selama bulan Ramadan ada amalan khusus yaitu shalat tarawih yang juga dilakukan secara teratur dan disiplin setiap malam di bulan Ramadhan. Tak hanya itu, di bulan Ramadan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan untuk kita perbanyak lakukan adalah membaca Al-Quran.
"Maka puasa adalah pangkal keteraturan. Keteraturan dalam menjalani ibadah-ibadah dibulan suci Ramadhan seperti berpuasa, mengerjakan shalat tarawih, membaca Al Quran, akan memberikan dampak yang baik kepada tubuh dan jiwa kita. Ramadan telah menjadi training yang sangat penting untuk hidup lebih teratur," tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
