Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Juni 2018 | 19.22 WIB

Pembunuh Gajah Bunta Dihargai Rp 100 Juta

Seekor gajah jinak yang bertugas di Conservasi Respon Unit (CRU) Kabupaten Aceh Timur, Aceh, ditemukan mati dan tanpa salah satu satu gadingnya. - Image

Seekor gajah jinak yang bertugas di Conservasi Respon Unit (CRU) Kabupaten Aceh Timur, Aceh, ditemukan mati dan tanpa salah satu satu gadingnya.

JawaPos.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bukan satu-satunya pihak yang menggelar sayembara untuk menangkap pembunuh gajah bernama Bunta. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf turut melakukan hal serupa. Orang nomor satu di Aceh itu akan memberikan hadiah sebesar Rp 100 juta kepada pemberi informasi akurat atas kematian gajah tersebut.


Gajah Bunta mati mengenaskan. Selain diracun, satu gadingnya juga diambil pelaku. Ketika ditemukan mati, didapati makanan yang diduga diberikan pelaku. Yakni berupa buah pisang.


"Hadiah Rp 100 juta dari Gubernur Aceh. Bagi yang dapat memberikan informasi akurat dan dapat mengarahkan aparat penegak hukum untuk menangkap pelaku pembunuhan gajah jinak bernama Bunta di Aceh Timur," tulis Irwandi dalam postingan di laman Facebook, Rabu (13/6).


Mereka yang memiliki dan memperoleh informasi terkait pembunuhan gajah Bunta, bisa menyampaikan secara langsung kepada Irwandi. Caranya lewat email pribadi. "Yang ingin memberikan info akurat harap mengirimkannya ke E-Mail saya: albiruny@gmail.com," sebutnya.


Siapa pun yang menyampaikan informasi tersebut akan dijamin kerahasiaan identitasnya. Irwandi juga meminta pelaku pembunuhan gajak jinak itu segera menyerah atau mengaku. "Kepada pelaku diharapkan segera menyerahkan diri kepada yang berwenang atau akan ditangkap dengan risiko yang tidak dapat diperkirakan," tegas Irwandi.


Tak berselang lama, status Irwandi langsung direspon warganet. Mereka menyukai dan mengomentarinya, serta mendukung apa yang dilakukan Gubernur Aceh.


Sebelumnya diberitakan, gajah jinak yang bertugas di Conservasi Respon Unit (CRU), Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, mati dibunuh. Hal itu menuai kecaman dan respons dari berbagai kalangan.


Bahkan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh sampai menggelar sayembara. Siapa saja yang memberikan informasi akurat atas pembunuhan gajah bernama Bunta tersebut akan mendapatkan hadiah Rp 30,5 juta. "Plus ngopi gratis seumur hidup," kata Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo kepada JawaPos.com, Rabu (13/6).


Penghargaan berupa uang itu merupakan bukti begitu besar harapan publik supaya kasus pembunuhan Bunta terungkap. Ia berharap kasus ini segera diungkap penegak hukum di Aceh. "Harapan itu diwujudkan dalam penghargaan yang akan diberikan kepada siapa pun yang memberikan informasi akurat pelaku pembunuhan Bunta," jelasnya.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore