
Ilustrasi wanita hamil dipaksa melahirkan di kantor polisi
JawaPos.com - Seorang perempuan di Tanzania dipaksa melahirkan di kantor polisi. Seperti dilansirAFP, Amina Raphael Mbunda, 26 tahun, ditangkap oleh polisi Tanzania karena kesalahan yang diduga dilakukan oleh suaminya yang telah melakukan pencurian tempat tidur.
Meski dalam kondisi hamil, polisi memaksa Mbunda untuk mengikuti mereka dan menolak membawanya ke rumah sakit. Mbunda melahirkan di halaman depan kantor polisi di tengah malam, tanpa bantuan tenaga medis.
Kelompok hak asasi manusia di Tanzania mengkritik apa yang sudah dilakukan oleh polisi tersebut. Mereka marah atas dugaan perlakuan yang tidak pantas pada perempuan hamil seperti Mbunda.
Kepala Pusat Hukum dan Hak Asasi Tanzania, Helen Kijo Bisimba mengatakan melalui Twitter, dia merasa malu dengan kepolisian Tanzania. “Bagaimana seseorang bisa ditangkap karena pelanggaran hukum yang dilakukan oleh orang lain? Dan mengapa mereka tidak menyadari bahwa dia akan melahirkan? Apa yang akan terjadi jika dia meninggal di kantor polisi itu?"
Menurut mereka, insiden ini menambah daftar orang-orang yang mengalami kekejaman dan penghinaan yang ditimbulkan oleh polisi di Tanzania.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
