
Kotak yang berisi mayat di dalam Musala Al Musyarafah, Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Kotak itu dititipkan oleh orang tidak dikenal, Minggu (10/6) dini hari.
JawaPos.com - Warga Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk dibuat heboh dengan penemuan mayat di dalam sebuah kontainer plastik. Kotak plastik tersebut dititipkan oleh orang tak dikenal di Musala Al Musyarafah, Minggu (10/6).
Oleh pelaku, kotak tersebut diakui berisikan pakaian yang akan dijual. Pelaku menitipkan boks tersebut di musala dengan alasan akan kembali ke rumah mengambil telepon genggam yang ketinggalan.
Lama tak kembali, jamaah mulai penasaran isi kontainer plastik tersebut. Begitu dibuka, sontak jamaah kaget, ternyata kotak plastik itu berisikan mayat seorang perempuan hanya mengenakan celana panjang.
"Kami langsung lapor polisi, mayat dibawa ke RS Ulin menggunakan mobil BPK Sekeluarga," kata Pambakal Pemakuan Laut Safwan dikutip dari Radar Banjarmasin (Jawa Pos Grup), Senin (11/6).
Petugas kamar mayat RSUD Ulin Banjarmasin mengatakan, jasad korban berambut sebahu itu tiba pukul 09.00 pagi. Dia menepis kabar bahwa mayat tersebut terpotong-potong agar bisa dimuat dalam kotak.
"Bukan korban mutilasi, semua organ tubuhnya masih utuh, tapi ada lebam saja di pergelangan sebelah kiri," jelas petugas kamar RSUD Ulin itu.
Beberapa jam setelah tiba di RSUD Ulin, beberapa orang datang untuk melakukan identifikasi. Setelah diperlihatkan jenazah, akhirnya teridentifikasi identitas wanita misterius itu.
Perempuan tersebut bernama Linda Wati, warga Anjir Serapat KM 14 Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas. Dia sehari-hari bekerja di perusahaan plywood di PT Tanjung Selatan, di Desa Beringin Kecamatan Alalak, Barito Kuala.
"Iya ini betul itu adik aku, teganya kenapa adik aku dibunuh. Kenapa jadi dia bisa ke Desa Pemakuan itu," ucap Baimunah, 44, kakak korban yang datang bersama putrinya.
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan bekerja keras mengungkap kasus menyentak nalar ini. Pelaku sendiri akhirnya ditangkap di sebuah rumah sewaan remang nan tersembunyi di kawasan Sultan Adam, Banjarmasin tadi malam.
Penangkapan dipimpin langsung oleh Direktur Kriminal Umum Polda Kalsel Ajun Komisaris Besar Polisi Sofyan Hidayat. Yang mengejutkan, pelaku ternyata adalah suami korban. Seorang pemuda berbadan kekar bernama Riyad, berusia 35 tahun.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
