Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Juni 2018 | 04.52 WIB

Antisipasi Kelangkaan Angkutan, Dishub Jatim Siapkan 5.900 Bus

ILUSTRASI Mengantisipasi membludaknya pemudik pada arus mudik lebaran ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur (Jatim) telah menyiapkan armada angkutan lebaran dengan maksimal. - Image

ILUSTRASI Mengantisipasi membludaknya pemudik pada arus mudik lebaran ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur (Jatim) telah menyiapkan armada angkutan lebaran dengan maksimal.

JawaPos.com - Mengantisipasi membludaknya pemudik pada arus mudik lebaran ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur (Jatim) telah menyiapkan armada angkutan lebaran dengan maksimal. Pasalnya, pada mudik lebaran nanti diperkirakan ada sekitar 8,07 juta penumpang yang akan menggunakan transportasi umum. 


Kepala Dishub Jatim, Wahid Wahyudi mengatakan, untuk penyediaan armada angkutan lebaran, pihaknya menganalisis masyarakat membutuhkan berapa seat untuk angkutan darat, umum, udara  


"Ini kami hitung, kami analisis lima tahun terakhir itu bagaimana perkembangannya. Dari analisis, jumlah penumpang yang butuh angkutan umum naik 5,8 persen," ujar Wahid. Saat ini, lanjut dia, total terdapat 8,07 juta penumpang yang harus dilayani dengan menggunakan bus, kereta, kapal, dan pesawat.


Pihaknya juga telah memprediksi kebutuhan masing-masing armada. Untuk kebutuhan bus, pihaknya telah menyiapkan sejumlah 5.900 bus, terdiri dari Angkutan Kota Antar Propinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Propinsi (AKDP). 


"Itupun masih disiapkan bis cadangan dan bis pariwisata, sehingga total bis yang ada di Jawa Timur yang kami siapkan 8610 bis termasuk cadangan," imbuhnya.


Sementara itu, untuk kereta api (KA), disiapkan 713 gerbong yang memberikan pelayanan mudik. Selanjutnya untuk kapal laut disiapkan 49 kapal penyeberangan. Kemudian pesawat, lanjut Wahid, disiapkan 8713 flight. "Sudah termasuk extra flight," imbuhnya.


Adapun yang sudah mendaftar extra flight yakni, sebanyak 57 flight penerbangan domestik dan 6 flight penerbangan internasional yang seluruhnya dari Bandara Juanda. Sementara untuk Bandara Abdurrahman Saleh Malang ada 3 flight. "Nanti lihat penerbangan disaat penumpang masih banyak, maka maskapai-maskapai akan menambah extra flight," imbuhnya.


Wahid juga mengungkapkan, pihaknya juga menyediakan mudik gratis untuk beberapa armada guna mengurangi penumpukan penumpang. Salah satunya di Terminal Bungurasih, yang merupakan pusatnya penumpukan penumpang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan 560 bis gratis. 


Untuk angkutan kapal, jika pada tahun lalu hanya ada tiga rute, sekarang ditambah menjadi lima rute. Yakni dari Gresik-Bawean, Surabaya-Pulau Masalembo, Kalianget ke Pulau Kangean, Pulau Raas ke Jakar Situbondo, kemudian dari Banyuwangi ke Pulau Sapeken.


Tidak ketinggalan, mudik gratis menggunakan kereta juga disiapkan. Yakni untuk rute Surabaya-Kertosono, Surabaya-Kertosono-Blitar, Surabaya-Malang, Surabaya-Malang-Blitar, Malang-Banyuwangi, dan Sidoarjo-Bojonegoro. "Gratis semua, sebanyak 208 ribu seat disiapkan," pungkasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore