Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Juni 2018 | 04.55 WIB

Libur Lebaran, Dinkes Siapkan Tujuh Pos Pantau

Kepala Dinkes Kota Malang, Asih Tri Rachmi. - Image

Kepala Dinkes Kota Malang, Asih Tri Rachmi.

JawaPos.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menyiapkan 7 pos pantau guna menghadapi arus mudik dan balik pada lebaran kali ini. Pendirian pos-pos tersebut dilakukan dengan menggandeng pihak kepolisian.


Kepala Dinkes Kota Malang, Asih Tri Rachmi mengatakan, pihaknya menyiapkan sedikitnya tiga petugas kesehatan yang siaga di tujuh pos pantau. Antara lain di pertigaan Jalan Ahmad Yani, Landungsari, Jalan Agus Salim (Mitra), Kacuk, Sawojajar, Stasiun Kotabaru Malang serta terminal Arjosari. “Petugas kesehatan ini bergabung bersama dengan pihak kepolisian,” katanya, Jumat (6/8).


Tiga petugas kesehatan tersebut terdiri dari perawat, bidan dan dokter. Dia menerangkan, Dinkes memang tidak bisa menyediakan petugas kesehatan dengan jumlah yang banyak di setiap pos, mengingat jumlah tenaga kesehatan yang saat ini masih terbatas. 


“Kami siapkan petugas seefisien mungkin. Namun yang terpenting petugas itu mampu memberikan pelayanan kesehatan dasar, serta menyiapkan obat minimal obat flu dan diare,” tuturnya.


Untuk memaksimalkan pelayanan, Dinkes juga meminta bantuan pada rumah sakit dan klinik swasta yang memiliki ambulance. Hal ini dikarenakan keterbatasan jumlah tenaga tersebut.


“Pelayanan selama lebaran tahun ini mulai H-8 sampai H+8, ini sangat panjang sekali. Di hari biasa saja kami kekurangan tenaga kesehatan, apalagi saat libur lebaran seperti saat ini,” imbuh Asih.


Selain petugas yang disiagakan di pos pantau mudik, puskesmas di Kota Malang juga dipastikan tetap beroperasi selama libur lebaran. Hanya saja jam operasionalnya mulai pukul 7.30 hingga 13.00. “Tetapi ada enam puskesmas yang siaga selama 24 jam," imbuhnya. Yakni Puskesma Mulyorejo, Kendalkerep, Kendalsari, Dinoyo, Polowijen, dan Kedungkandang. 


Sementara itu, saat lebaran nanti Dinkes juga menghimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan, khususnya terkait pola makan di momen lebaran. Pasalnya, berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, jumlah penderita diabetes dan hipertensi meningkat pasca lebaran.


“Kebiasaan puasa ini sangat bagus untuk tubuh kita, jadi saat lebaran jangan sampai balas dendam dengan makan berlebihan yang berakibat mengganggu kesehatan,” tandas Asih.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore