
Keributan yang terjadi antara penumpang bus pariwisata dengan sopir angkutan umum i Amplas.
JawaPos.com - Sejumlah sopir angkutan umum di Terminal Amplas Kota Medan protes terhadap uji kelaikan angkutan mudik yang digelar Kementrian Perhubungan, Kamis (7/6). Mereka protes lantaran mendapati ada bus pariwisata yang mengangkut penumpang.
Para sopir pun sempat menghadang, bus milik Paradep Trans yang akan berangkat dengan tujuan Kota Pematang Siantar. Para sopir meminta Dishub agar segera menindak bus tersebut.
"Jangan pilih kasih. Selama ini kami yang ditindak. Harus berani juga lah ditindak," kata Martua Ambarita, salah satu pengelola bus Sejahtera Transindo.
Para sopir menganggap, keberadaan bus pariwisata membuat penghasilan mereka turun drastis. Karena bus pariwisata tidak mengambil penumpang lewat terminal, melainkan di loket mereka yang jaub dari terminal.
Beberapa penumpang yang merasa perjalanannya terganggu mencoba turun dan berkomunikasi dengan para sopir. Namun kondisi makin memanas. Bahkan nyaris terlibat saling dorong antara sopir dan penumpang.
Melihat kondisi makin memanas, Renward Parapat bergidik. Dia langsung meminta agar bus berplat AA 1617 EM itu ditilang.
"Tilang saja itu, tilang saja," kata Renward.
Menurut para sopir selama ini ada oknum yang melindungi bus pariwisat sehingga masih bisa mengangkut penumpang.
"Selama ini dilindungi mereka sama oknum. Kami terus merugi. Lihat lah terminal ini sudah macam hutan, sunyi," katanya.
Bus itu akhirnya diparkirkan sang sopir berusaha menghubungi pihak perusahaan. Para penumpang yang sudah berang akhirnya juga turun. Mereka menunggu bus oengganti yang dijanjikam sang sopir.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
