Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Juni 2018 | 03.09 WIB

FPI Desak Penuntasan Kasus Dugaan Pornografi Wakil Ketua DPRD Sragen

Ketua FPI Sragen Mala Kunaifi (tengah) bersama rekan-rekan lainnya melaporkan kembali kasus dugaan pornografi dan pelanggaran Undang-undang ITE yang dilakukan politisi Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sragen, Bambang Widjo Purwanto. - Image

Ketua FPI Sragen Mala Kunaifi (tengah) bersama rekan-rekan lainnya melaporkan kembali kasus dugaan pornografi dan pelanggaran Undang-undang ITE yang dilakukan politisi Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sragen, Bambang Widjo Purwanto.

JawaPos.com - Puluhan anggota Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Sragen menggeruduk Mapolda Jawa Tengah, Kamis (7/6). Sekumpulan pria berseragam dan berpakaian putih-putih itu menuntut penuntasan kasus beredarnya foto tak senonoh yang diduga milik Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto.


Mala Kunaifi, Ketua FPI Sragen mengatakan bahwa pihaknya kali ini sengaja datang ke markas besar kepolisian Jateng, dengan keperluan menyerahkan laporan disertai barang bukti sebagai bentuk pemintaan upaya penindaklanjutan kasus berbau pornografi dan pelanggaran Undang-undang ITE itu.


"Sudah dilaporkan tahun 2015 lalu, tapi belum ada tindak lanjut. Hukum harus tegak, siapapun yang melanggar hukum harus berurusan dengan hukum, walaupun beliau anggota DPR," katanya seusai menyerahkan laporan ke Mapolda Jateng, Kamis (7/6).


Meski demikian, Mala mengaku tak berhasil menemui Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat menyerahkan laporan tersebut. Dan hanya bisa menitipkan ke SPK Mapolda Jateng, lantaran Condro sendiri diketahui tengah menerima kunjungan Presiden Joko Widodo yang agendanya hari ini meresmikan Bandara Internasional Ahmad Yani. 


"Pornografinya adalah sebuah foto, dia memotret dirinya telanjang kemudian dan tersebar di media sosial. Barang bukti sudah komplit sudah kami serahkan," sambungnya.


Terkait pelaporan kembali itu tadi, Mala mengungkap berawal dari kekhawatirannya. Yang apabila kasus yang sebelumnya dilaporkan ke Polres Kabupaten Sragen itu tak kunjung ditindak, bakal memunculkan keributan.


"Takutnya timbul gesekan persepsi di lapangan. Massa akan bertemu di jalan dan ada gesekan. Kami minta kepolisian segera menyelesaikan masalah ini," ujarnya. 


Kasus ini sendiri diketahui bermula pada tahun 2015 lalu, dimana sejumlah foto syur mirip terlapor pada pelaporan hari ini, yakni Bambang Widjo Purwanto yang tak lain adalah politisi Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sragen, ditemukan tersebar di sosial media.


Bambang sebenarnya pada April 2018 lalu telah melapor ke Polres Sragen atas adanya dugaan penyebaran hoax dan konten berbau pornografi di media sosial terkait foto-foto syur mirip dirinya. Namun, pihak FPI nampaknya tetap tak bisa menerima hal itu dan menilai perlakuan Bambang sudah mencoreng citra DPRD setempat. 


"Kami tidak bawa masalah partai, ini individu personal langsung," tandas Mala.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore