
Ilustrasi penukaran uang baru
JawaPos.com - Bank BJB mengalokasikan dana sebesar Rp 14,4 triliun untuk mengantisipasi kebutuhan dana masyarakat di bulan Ramadhan dan menjelang hari libur Lebaran. Dana tersebut akan didistribusikan ke seluruh jaringan kantor bank bjb yang tersebar di Indonesia terutama ke sejumlah kota tujuan mudik.
Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan mengatakan, dana yang disiapkan untuk menghadapi libur Lebaran tahun ini meningkat 50 persen dibanding alokasi yang disiapkan pada bulan Ramadan dan menjelang Lebaran tahun lalu.
“Hal ini dikarenakan oleh pencairan Dana Sertifikasi Guru, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Gaji ASN & Pensiunan bulan Juni, Gaji ke-14 ASN & Pensiunan serta THR ASN & Pensiunan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (7/6).
Selain itu, lanjutnya, bank bjb juga menerima layanan penukaran uang di semua Kantor Cabang bank bjb. Namun selama bulan Ramadhan 1439 H bank bjb melalui Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pemkot Bandung yang ditunjuk bersama bank-bank lain secara khusus melayani penukaran uang disekitar Bank Indonesia untuk wilayah Bandung.
Sedangkan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya yang ditunjuk secara khusus adalah Kantor Cabang (KC) BSD, KC. Daan Mogot, KC. Gajah Mada, KC. Hasyim Ashari, Kantor Cabang Khusus (KCK) Jakarta, KC. Kebayoran Baru, KC. Rasuna Said, KC. Rawamangun, KC. SParman, dan KC. Saharjo.
Menurut data, Bank Indonesia telah menyediakan uang kartal untuk persiapan lebaran senilai Rp 188,2 triliun. Uang kartal tersebut telah disebarkan ke seluruh kantor perwakilan BI di Indonesia untuk kebutuhan selama Ramadhan dan Lebaran tahun ini yang liburnya semakin panjang. Bank Indonesia juga menghimbau agar masyarakat menukarkan uang baru untuk persiapan Lebaran di tempat resmi. Hal itu dilakukan untuk mencegah peredaran uang palsu.
Selain pasokan uang, BI juga akan menggandeng 13 bank, termasuk Bank BJB dalam menyiapkan layanan penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) melalui mobil layanan kas yang dilaksanakan mulai tanggal 21 – 25 Mei 2018 untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya yang dilaksanakan di Lapangan IRTI Monas.
Bank BJB juga ikut serta dalam layanan kas keliling di daerah Pondok Indah untuk tanggal 4 – 7 Juni 2018, sedangkan untuk wilayah Bandung dan sekitarnya dimulai pada tanggal 21 Mei - 7 Juni 2018 yang dilaksanakan di sejumlah tempat seperti Monumen Perjuangan Rakyat, Lapangan Tegalega, Alun-alun Ujungberung, Alun-alun Cimahi, Halaman Parkir Balaikota Bandung dan Asia Afrika (Jl. DR. Ir. Sukarno).
Kemudian untuk menyesuaikan layanan selama bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri 1439 H, Bank BJB pun membuka layanan weekend banking yang akan tetap beroperasi seperti biasa setiap weekend-nya dan hanya tutup pada tanggal 10, 16, 17 Juni 2018.
“Layanan menjelang liburan Lebaran didukung oleh ribuan jaringan ATM. ATM Bank BJB, tersebar di wilayah strategis Indonesia serta didukung oleh jaringan ATM Bersama dan Jaringan PRIMA yang tersebar di Indonesia. Jumlahnya, mencapai puluhan ribu,” tuturnya.
Selain penarikan uang tunai, Irfan menambahkan, layanan e-channel juga menyediakan sarana yang memungkinkan nasabah bertransaksi dengan nyaman dan aman. Yakni, berupa informasi rekening, transfer, pembayaran air, telepon, kartu kredit, televisi berlangganan, internet, isi ulang pulsa dan layanan perbankan lainnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
