Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Juni 2018 | 08.00 WIB

OTT Bupati Purbalingga Diduga Terkait Proyek Islamic Centre

APEL: Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM menyalami sejumlah pegawai Kantor Kecamatan Purbalingga usai apel, Senin (19/2). - Image

APEL: Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM menyalami sejumlah pegawai Kantor Kecamatan Purbalingga usai apel, Senin (19/2).

JawaPos.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di beberapa tempat terpisah berhasil menjaring 6 orang. Mereka terdiri atas bupati, pihak swasta, hingga seorang ajudan.


Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menuturkan bahwa ditangkapnya mereka atas dugaan keterlibatan korupsi proyek di wilayah Purbalingga. Mereka diduga telah membagi-bagi fee atas proyek tersebut.


"Kami duga sejauh ini sudah terjadi transaksi dan itu terkait proyek yang ada di Purbalingga," ujar Febri di Gedung KPK Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/6) malam.


Febri sendiri masih enggan membeberkan secara pasti proyek yang dimaksud. Dia hanya memberikan bocoran proyek tersebut terkait pembangunan daerah.


"Proyek pembangunan yang saya dapat informasinya. Secara lebih rinci tentu saya belum sampaikan ya, proyek pembangunan apa, tahun anggaran berapa. Tapi indikasinya penerimaan uang itu bagian dari commitment fee," tegasnya.


Berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com, operasi senyap yang dilakukan KPK terhadap Bupati Purbalingga dan beberapa pihak lain diduga terkait penerimaan 'duit pelumas' senilai ratusan juta dari proyek multiyears pembangunan Islamic Centre senilai total Rp 77 miliar.


"Terkait pembangunan Islamic Centre," terang sumber tersebut. Selain diduga menerima fee dari proyek Islamic Centre, orang nomor satu di Purbalingga tersebut juga diduga menerima sejumlah imbalan lain dari beberapa proyek lain yang dikendalikannya.


"Sebelumnya sudah terima banyak (fee)," papar sumber lainnya.


Seperti diketahui, sebelumnya diberitakan, Tim Satgas Penindakan KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Dalam operasi senyap yang dilakukan Senin (5/6) sore di beberapa tempat terpisah, KPK menangkap sejumlah pihak, di antaranya Bupati Purbalingga, berinisial T; Kepala Bagian Lelang, HI; Ajudan Bupati, TP (ditangkap di Purbalingga); seorang kontraktor, N (ditangkap di Purwokerto); dua pihak lain yang ditangkap di Jakarta.


Saat ini, para pihak yang ditangkap di Purbalingga dan Purwokerto dikabarkan dibawa ke markas KPK di Jakarta malam ini. Sedangkan pihak yang ditangkap di Jakarta tengah menjalani pemeriksaan intensif guna ditentukan status hukumnya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore