Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Juni 2018 | 02.46 WIB

UNRI Disusupi Jaringan Teroris, Ini Komentar Menteri Agama

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berhadap penggerebekan yang dilakukan oleh Densus 88 di Universitas Riau (UNRI) tidak terjadi lagi. - Image

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berhadap penggerebekan yang dilakukan oleh Densus 88 di Universitas Riau (UNRI) tidak terjadi lagi.


JawaPos.com ‎- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berhadap penggerebekan yang dilakukan oleh Densus 88 di Universitas Riau (UNRI) tidak terjadi lagi. Tiga orang terduga teroris diamankan dalam operasi itu.


"Mudah-mudahan yang di UNRI sifatnya hanya kasuistik. Bukan sesuatu yang kita pukul rata. Artinya tidak bisa disamaratakan bahwa saat ini universitas telah terjangkit radikalisme," ujar Lukman di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/6).


Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga sudah memerintahkan seluruh perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama (Kemenag) bisa menjaga universitas itu sendiri dari bahaya-bahaya radikalisme.


"Jangan hanya karena kebebasan akademik jangan lalu kemudian dosen dan mahasiswa bebas melakukan apapun, apalagi kegiatan terkait terorisme," katanya.


Mengenai adanya isu radikalisme di kampus yang masuk lewat kegiatan organisasi keagamaan. Lukman mengatakan, semua pihak di kampus harus menjaga lingkungan universitas bersih dari paham atau ajaran radikalisme.


"Semua pihak harus memastikan kegiatan di lingkungan kampus harus berjalan sebagaimana mestinya. Agar tidak ada kegiatan apapun terkait praktek terorisme," pungkasnya.


Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror mengamankan tiga orang terduga teroris yang ditangkap di Universitas Riau pada Sabtu (3/6). Satu di antara tiga, yakni MNZ (33) telah ditetapkan sebagai tersangka. 


MNZ masih tergabung dalam kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah. Sementara Dua orang ditetapkan sebagai saksi, yakni RB alias D (34) yang merupakan eks mahasiswa UNRI, bekerja sebagai karyawan swasta, dan OS alias K (32) yang juga merupakan eks mahasiswa UNRI yang bekerja sebagai karyawan swasta.


Densus 88 Antiteror juga mengamankan barang bukti berupa video dan dua bom pipa yang sudah jadi, dua busur dan delapan anak panah, satu buah senapan angin, satu video dari ISIS, dan beberapa buku yang berisi teknik merakit bom serta survival. Itu semua ditermukan di Gedung Gelanggang Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau, Sabtu (2/6).




Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore