Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Juni 2018 | 14.10 WIB

Garap Modest Wear Bergaya Syar'i, Pasutri Milenial Ini Jadi Miliader

Dewi Permata bersama Suaminya, Andre, CEO Kiciks, label hijab syar - Image

Dewi Permata bersama Suaminya, Andre, CEO Kiciks, label hijab syar

JawaPos.com - Sukses memang tak memandang usia. Diusianya masih sangat belia, Dewi Permata, 25 tahun, masih berjuang menyelesaikan kuliahnya di Fakultas FIKOM Universitas Padjajaran jurusan Public Relation. Namun, di balik status milenial yang disandangnya, Dewi Permata kini justru sukses menjadi miliader bersama suaminya yang juga milenial.

Bayangkan saja, Dewi bersama sang suami, Andre, yang merupakan lulusan sarjana pertambangan berusia 27 tahun, membesarkan usaha modest wear bernama Kiciks. Kiciks artinya kecil, berasal dari bahasa Padang. Sebab mereka berdua adalah pasutri muda asal Minangkabau dan biasa dipanggil Uda dan Uni.

"Usaha ini saya rintis sendiri mulai dari nol. Berawal saat masih 2014 saya mulai berjualan dengan sistem sederhana Pre-Order. Desain sendiri, packaging sendiri, sampai foto pakai kamera teman. Koleksinya ditaruh di dinding kos lalu saya pasarkan di media sosial," katanya baru-baru ini saat bincang santai dengan wartawan.

Desain Kiciks memang fokus pada gaya syar'i. Yakni dengan mengutamakan desain hijab khimar dan syar'i agar menutupi bagian dada. Dewi menjelaskan dirinya ingin menunjukkan kepada muslimah bahwa tampil syar' i tak harus kaku tetapi bisa menjadi modern. Maka dari itu, dia menampilkan warna pastel.

Kini Kiciks makin berkembang. Dari semula omzetnya hanya Rp 1-2 juta sebulan, kini melayani puluhan ribu produksi hijab dan bergo saja, omzet mereka sudah 1 miliar setiap bulan. Bahkan Kiciks sudah memiliki 80 karyawan dan 300 distributor. Mereka juga memberdayakan masyarakat sekitar dan para Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk menggarap usaha mereka.

"Awalnya saya enggak punya modal, tapi kini sudah endorse artis yakni Dini Aminarti.

Harga koleksi yang ditawarkan mulai dari Rp 45 ribu hingga Rp 5 juta untuk satu set busana muslim syar'i. Bahan yang paling banyak ditawarkan adalah ceruti. Harapannya, Kiciks akan tampil di peragaan busana nasional hingga internasional, setelah Dewi selesai S1 dan akan melanjutkan sekolah fashion.

"Saya bakat dari otodidak. Tinggal membangun kepercayaan diri saya saja untuk bisa tampil di perhelatan besar. Sementara brand Kiciks sendiri juga terus semakin besar dan dikenal masyarakat," tuturnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore