Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Juni 2018 | 21.52 WIB

PJ Bupati Bojonegoro Tekankan Semangat Gotong Royong

Pj Bupati Bojonegoro Suprianto melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila bersama jajaranya. - Image

Pj Bupati Bojonegoro Suprianto melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila bersama jajaranya.

JawaPos.com - Upacara bendera peringatan Hari Lahir Pancasila digelar di halaman tribun alun-alun Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Jumat (1/6) pagi. Upacara diikuti seluruh jajaran Forpimda, Kajari, Anggota DPRD, Kapolres dan Dandim 0813 Bojonegoro.


Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Bojonegoro Suprianto bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya, dia membacakan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi). Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni harus dimanfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila.


"Marilah kita terus amalkan warisan mulia pada founding fathers ini untuk kemajuan bangsa. Sekaligus menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia. Semangat berbagi antar-anak bangsa untuk kesejahteraan dan kemajuan bersama juga merupakan sebuah keharusan," kata Suprianto.


Masyarakat harus berbagi dengan memperkuat etos kepedulian, welas asih dan saling menghargai. Bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat etos peduli dan berbagi.


"Semangat gotong royong yang merupakan budaya luhur bangsa harus terus kita pupuk, sebagai sumber energi besar Indonesia untuk menggapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Kita harus tumbuhkan persatuan untuk saling berbagi prestasi," paparnya.


Suprianto melanjutkan, puluhan tahun lalu sejarah telah membuktikan kekuatan yang dimiliki Pancasila. Berbagai upaya dilakukan oleh gerakan komunis untuk mengubah ideologi bangsa. Namun Pancasila tetap mampu menunjukkan kesaktiannya.


"Pancasila telah dirumuskan para pendiri negeri ini untuk dijadikan sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia. Dalam Pancasila telah mengatur berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara mulai dari Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan hingga keadilan sosial," jelasnya.


Sampai kapanpun Pancasila tak bisa digantikan dengan ideologi apapun. Jika ada pihak yang ingin merusak atau mengganti dasar negara, maka segenap rakyat Indonesia siap melawan serta menjaga keutuhan Pancasila.


"Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap bergandengan tangan dan selalu merapatkan barisan. Karena dengan persatuan dan kesatuan semua ancaman yang akan merusak keutuhan bangsa ini dapat dilawan," tutupnya.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore