Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Juni 2018 | 18.49 WIB

Jelang Lebaran, Kemendag Klaim Harga Komoditas di Bandung Stabil

Harga bahan kebutuhan pokok stabil jelang lebaran di Bandung, Jawa Barat. - Image

Harga bahan kebutuhan pokok stabil jelang lebaran di Bandung, Jawa Barat.


JawaPos.com - Kementerian Perdagangan melakukan pengecekkan harga komoditas menjelang lebaran. Sidak ke tiga pasar tradisonal Kota Bandung, harga cenderung stabil bahkan turun dibanding saat awal Ramadan.


Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Enggartiasto Lukita mengatakan harga akan terus stabil bahkan cenderung turun. Hal ini setelah dilakukan sidak di tiga pasar di Kota Bandung yakni Pasar Baru, Pasar Astana Anyar, dan Pasar Kiaracondong.


"Dari tiga pasar secara keseluruhan harga stabil cenderung turun. Tidak ada kenaikan," kata Enggar di Pasar Kiaracondong Bandung, Jumat (1/6).


Bahan pokok yang biasanya naik selama bulan Ramadan dan lebaran yakni daging ayam, daging sapi, dan telur. Namun sejauh ini, Mendag mengklaim tidak ada kenaikan harga.


"Terutama telur yang turun signifikan. Antara pedangan satu pedangan lain seperti biasa kalau di pasar tradisonal ada perbedaan satu atau dua ribu rupiah," ujarnya.


Perihal daging ayam, Mendag mengapresisari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui PD Pasar yang telah ikut menstabilkan harga dengan menghadirkan daging ayam beku. Sehingga masyarakat bisa memilih antara daging ayam segar dan beku dengan harga yang berbeda.


Sedangkan daging sapi tidak ada gejolak sama sekali. Menurutnya selama dua tahun berturut-turut sejak 2017 dan 2018, pihaknya menjamin mampu menstabilkan harga bahan pokok.


"Artinya ini selama dua tahun berturut turut 2017 2018 Insya Allah kita bisa menjaga bahan pokok," ucapnya.


Begitupun dengan Beras, harga stabil, pihaknya sudah meminta minta kepada Bulog dan Pd Pasar, agar seluruh pedagang beras di pasar tradisional harus menyediakan beras medium dengan harga sesuai dengan HET. Mulai minggu depan, kata dia harga eceran menjadi Rp 8900. Namun jika pada saat suplainya sudah tersedia, maka bulog mundur.


"Bulog akan menyiapkan kalau terjadi kenaikan harga. Gula tidak ada masalah, Rp 12.000 per kilogram. Satu yang akan kami minta adalah minyak goreng dalam kemasan sederhana. Ini kita segera akan minta para distributor dan pabrik minyak goreng sudah diwajibkan 20 persen dari total produksi harus dengan harga Rp 11.000 atau Rp 10.500 yang curah," jelasnya.


Sedangkan bawang merah, bawang putih, dan sayuran tidak ada masalah dalam harga dan stok.


Mendag menjamin harga komoditas akan selalu stabil hingga 2019 mendatang. Pasalnya, ini adalah permintaan Presiden RI, Joko Widodo untuk menstabilkan sampai 2019.


"Presiden minta turunkan harga, stok aman sampai tahun depan aman. Kita tidak mau ada gejolak sampai pesta demokrasi, itu pesan beliau. Kan yang mau berpesta (demokrasi) tapi rakyat pun harus terjamin," pungkasnya

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore