
Ilustrasi mobil Mercedes Benz
JawaPos.com – Seiring dengan kemajuan teknologi pembuatan mesin kendaraan bermotor di dunia, penggunaan bahan bakar juga menjadi salah satu pertimbangan untuk dicarikan solusinya agar lebih aman dan tidak menimbulkan terlalu banyak polusi atau gas buang yang beracun. Salah satunya, naiknya standar bahan bakar dengan nilai Euro 4.
Produsen otomotif Mercedes Benz mengaku hal tersebut bukanlah sesuatu yang harus dibesar-besarkan. Produsen kendaraan asal Jerman ini sudah melakukan persiapan untuk itu sejak lama.
“Sebenarnya kita nggak terlalu berdampak, karena kita sudah siap dan mempersiapkan hal tersebut . Sebenarnya kalau ada penurunan pajak pada penggunaan Euro 4, justru kita seneng karena pelanggan yang akan diuntungkan. Pengaruhnya tidak serta merta akan ke harga namun bisa saja ke fitur yang lebih beragam atau lebih lengkap,” kata Deputy Director Marketing Communication, Hari Arifianto, di Hotel Hermitage, Rabu (30/5).
Hari menjelaskan pasalnya jika mengacu kepada tren global, maka seharusnya hal tersebut akan sangat menguntungkan. Karena menurutnya teknologi di bidang otomotif lebih advance. “Bahkan sampai saat ini sudah ada yang menggunakan standar Euro 6 di luar sana,” tuturnya.
Justru menurut saya, lanjut Hari, jika hanya berusaha memenuhi kebutuhan pasar yang ada di Indonesia saja. Propek kedepannya tidak akan bagus, bahkan kebutuhan pelanggan juga akan lebih memberatkan pelanggan itu sendiri. Maka dengan adanya Euro 4 Hari merasa hal tersebut akan sangat membantu masyarakat.
Selain itu keuntungan lainnya yang akan diperoleh dari penggunaan Euro 4 adalah penggunaan kendaraan yang lebih efisien. Dalam hal ini, imbuh Hari, efisien yang dimaksud bisa saja dalam hal bahan bakar kendaraan. Sebab pemakaran jadi lebih enteng karena teknologi yang digunakan lebih maju dan ramah lingkungan.
“Berarti aka nada penjualan dengan harga yang cukup kompetitif seab kita tidak perlu menambahkan alat seperti dari nol lagi. jadi implikasinya tidak hanya pada harga saja, namun juga pada fitur teknologi yang lebih maju,” tandasnya.
(ipy/Yogi)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
