Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Mei 2018 | 22.50 WIB

Kemendag Gelar Pasar Murah di 400 Ponpes

PASAR MURAH: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita secara simbolis memberikan sembako kepada warga sekitar Pondok Pesantren Madinatunnajah, Kota Cirebon, Selasa (29/5). - Image

PASAR MURAH: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita secara simbolis memberikan sembako kepada warga sekitar Pondok Pesantren Madinatunnajah, Kota Cirebon, Selasa (29/5).

JawaPos.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar pasar murah. Kegiatan pasar murah melibatkan pengusaha. Sasarannya adalah 400 pondok pesantren (ponpes) yang tersebar di Indonesia.


1.000 Paket sembako akan dijual di pasar murah. Keberadaan paket sembako diharapkan tidak hanya memberikan manfaat kepada masyarakat. Tetapi sekaligus dapat mengendalikan harga akibat kebutuhan masyarakat yang meningkat selama Ramadan dan menjelang Lebaran.


Pasar murah salah satunya digelar di Pondok Pesantren Madinatunnajah, Kelurahan Kecapi, Kota Cirebon. Kegiatan tersebut melibatkan para pengusaha. Salah satunya dari Samora Grup.


"Pasar murah ini, Kementerian Perdagangan mengajak kepada para pengusaha untuk lebih bermanfaat untuk kepentingan masyarakat. Khususnya pondok pesantren. Kegiatan pasar murah bukan bagi-bagi sembako. Tapi masyarakat sekitar pesantren menebus sembako dengan harga murah," ungkap Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita usai membuka acara pasar murah di Kota Cirebon, Selasa (29/5).


Paket sembako yang dijual di pasar murah senilai Rp 100 ribu. Namun masyarakat cukup menebusnya dengan harga 50 persennya. Yaitu, Rp 50 ribu per paket sembako. Adapun isi paket sembako berupa beras 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter serta satu sirup.


Sementara dipilihnya ponpes sebagai lokasi pasar murah bukan tanpa alasan. "Begitu (sembako) dibagikan, tingkat membeli kebutuhan pokok sedikit berkurang. Sementara pesantren mendapat keuntungan dari hasil penjualan sembako yang diberikan oleh pengusaha," terangnya.


Ketua Yayasan Ponpes Madinatunnajah Hj. Shofiyah menambahkan, kupon yang disediakan sesuai dengan jumlah paket sembako yang disediakan. Yaitu sebanyak 1.000 tiket.


"Kalau kebutuhan masyarakat sendiri lebih dari 1.000 paket. Proses distribusinya, pesantren mendata warga kurang mampu di sekitar pesantren. Kemudian diberikan kupon untuk menebus sembako dengan harga 50 ribu," ujarnya.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore