
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dicalonkan oleh para pendukungnya untuk mendapat hadiah Nobel Perdamaian tahun ini
JawaPos.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dicalonkan oleh para pendukungnya untuk mendapat hadiah Nobel Perdamaian tahun ini. Namun Mahathir mengaku kurang pantas mendapat nobel tersebut.
"Hadiah Nobel? Saya tidak begitu mulia," guraunya pada konferensi pers setelah pertemuan dewan tertinggi Parti Pribumi Bersatu Malaysia pada Senin, (28/5), dilansir dari The Star Online.
Sebuah petisi Change.org, membandingkan Mahathir dengan tokoh antiaparteid revolusioner Nelson Mandela. Petisi tersebut diluncurkan sejak Sabtu, (26/5), dan sejak saat itu petisi tersebut telah menerima lebih dari 26.300 tanda tangan.
Dimulai oleh Alexandria Abishegam, petisi yang ditujukan kepada Yayasan Nobel, ingin agar Mahathir dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian sebagai pengakuan atas tekadnya untuk kembali ke politik pada usia 92. Ia juga mengesampingkan sengketa politik masa lalunya agar bisa bekerja dengan mantan menterinya, Anwar Ibrahim.
Petisi itu juga merayakan keberhasilan Ketua Pakatan Harapan melakukan pengalihan kekuasaan secara damai dan secara khusus menyatakan, pemerintahan baru Malaysia tidak dibentuk untuk membalas dendam terhadap pemerintahan sebelumnya yang dipimpin Najib Razak.
Seperti dilansir Channel News Asia, mereka yang menandatangani petisi menyatakan kekagumannya terhadap Mahathir. Mereka menyebutkan kontribusinya kepada negara dan menyebut dia sebagai pahlawan.
"Orang ini adalah pemberian Tuhan untuk Malaysia. Pada usia 93 tahun, dia masih memiliki kekuatan dan kemauan untuk menyelamatkan negara ini dari kelesuan ekonomi dan bencana," tulis seorang penandatangan Saminal Idris.
Menurut situs Hadiah Nobel, ada 330 kandidat untuk Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini, jumlah tertinggi kedua diterima, sebelumnya pada 2016 ada rekor 376 kandidat ditetapkan pada 2016.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
