Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Mei 2018 | 05.30 WIB

Warga Ricuh Berebut Sembako saat Operasi Pasar Murah

BERDESAKAN: Warga rela berdesakan saat berebut pembagian sembako di pasar murah yang digelar di Pasar Murah di Balai Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Senin (28/5). - Image

BERDESAKAN: Warga rela berdesakan saat berebut pembagian sembako di pasar murah yang digelar di Pasar Murah di Balai Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Senin (28/5).

JawaPos.com - Ratusan warga rela berdesakan demi mendapatkan bingkisan berisi bahan kebutuhan pokok dalam operasi murah yang digelar di Balai Desa Astana, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (28/5).


Operasi pasar tersebut digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Cirebon. Kericuhan sempat terjadi lantaran antrean berkepanjangan dan lamanya waktu tunggu.


Selain itu, warga yang mengantri langsung meringsek sesaat petugas membagikan paket bungkusan paket berisi 5 kilogram beras, 3 kilogram minyak goreng, dan 3 kilogram gula pasir seharga Rp 68 ribu. Diduga warga meringsek masuk lantaran khawatir tidak kebagian jatah paket sembako tersebut.


Seorang pembeli sembako murah, Ipah, 28, mengaku dirinya terpaksa mengantre selama dua jam demi mendapat sembako murah. Meski sempat berdesak-desakan dan terhimpit, dia rela merangsek ke kerumunan pembeli lainnya demi mendapat sembako di pasar murah.


"Capek juga mas, desak-desakan. Asalkan dapet sembako murah. Kalau beli di pasar kan lebih mahal," katanya usai menebus sembako murah, Senin (28/5).


Sementara itu, Bupati Cirebon, Selly A. Gantina mengatakan, paket sembako yang disediakan oleh Pemprov dan Pemkab Cirebon tersebut cukup banyak, yaitu 13.000 paket sembako. Oleh karena itu, warga seharusnya tidak perlu berebut mendapat sembako murah.


Dikatakannya, sembako murah itu memang diperuntukkan bagi warga berpenghasilan rendah yang terdata di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon.


"Sembako yang disediakan cukup banyak. Harusnya warga tidak perlu berdesakan apalagi ricuh. Operasi pasar ini akan dilakukan di sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon. Khususnya di wilayah yang pernah dilanda banjir," katanya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore