
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) membuat terobosan-terobosan baru untuk memperbaiki pelayanan kepada para calon jamaah haji (CJH). Salah satu yang baru adalah sistem perekaman sidik jari dan verifikasi data biometriks. Sebelumnya, proses tersebut harus dilakukan di bandara Jeddah dan Madinah, Arab Saudi. Kini, perekaman bisa dilakukan di embarkasi-embarkasi Indonesia.
''Alhamdulillah, kami berhasil meyakinkan pihak Imigrasi Arab Saudi untuk membantu Indonesia,'' ujar Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin setelah meresmikan pembukaan pelatihan panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu malam (25/5).
Menag menjelaskan, sebelumnya CJH harus menunggu berjam-jam di Bandara Jeddah dan Madinah untuk perekaman sidik jari dan verifikasi data biometriks. Kini, proses menunggu bisa lebih singkat. Sebab, sebagian proses verifikasi bisa dilakukan di asrama-asrama haji Indonesia. ''Jadi, di Arab Saudi nanti para jamaah tinggal mengecap (menstempel, Red) paspornya dan melakukan finger print hanya sekali,'' terang Menag.
Terobosan baru itu merupakan hasil pertemuan Menag dengan Delegasi Arab Saudi, Selasa (22/5). Saat itu, Ketua Delegasi Arab Saudi Sulaiman Bin Abdul Azis Al Yahya menyampaikan bahwa program baru itu akan diuji coba pada tahun ini.
Menurut dia, kemudahan tersebut merupakan hadiah kerajaan Saudi Arabia kepada Indonesia. Sebab, jamaah Indonesia dinilai merupakan tamu Allah yang selalu bersikap baik selama di Arab Saudi.
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag Sri Ilham Lubis menambahkan, CJH Indonesia juga akan mendapatkan kemudahan terkait dengan tas. Sebab, tas mereka kini akan diangkut langsung ke hotel. Pada semua tas jamaah sudah tercantum nomor kamar hotel masing-masing.
Sementara itu, Menag menambahkan, pelayanan untuk jamaah lanjut usia (lansia) yang masuk kategori risiko tinggi (risti) akan ditingkatkan. Kemenag telah menambah jumlah petugas haji bidang kesehatan yang siap membantu para jamaah risti. ''Ini semua berkat masukan dan persetujuan dari komisi 8 DPR RI,'' ucap Menag. Dia juga mengatakan bahwa persiapan keberangkatan haji hampir final. Beberapa hal yang kini masuk tahap finalisasi adalah akomodasi, katering, pembentukan kloter, dan proses dokumentasi jamaah. ''Kalau untuk pengurusan visa, menunggu pengkloteran dan semua paspor terkumpul, biasanya minggu ketiga atau keempat bulan Syawal,'' jelasnya.
Sementara itu, pada pembukaan pelatihan petugas haji Arab Saudi tadi malam, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Nizar Ali menjelaskan, total ada 780 orang yang bergabung dalam PPIH Arab Saudi. Jumlah tersebut terdiri atas 478 orang utusan Kemenag, TNI-Polri, pesantren, media, dan instansi lain. Sisanya, yakni 302 orang, merupakan petugas pelayanan kesehatan utusan dari Kementerian Kesehatan. Seluruh petugas haji akan menerima pembekalan sampai 4 Juni. Dia berharap, pelatihan tersebut menghasilkan petugas haji yang profesional, kompeten, dan memiliki komitmen pelayanan sesuai tupoksi masing-masing. ''Kami berharap pelatihan dan pembekalan ini mampu menumbuhkan sikap dedikasi, komitmen, dan loyalitas untuk melayani jamaah,'' katanya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
