
Ketua MPR Zulkifli Hasan (kiri) bersama mantan Panglima TNI Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo usai melakukan pertemuan tertutup di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta (8/5).
JawaPos.com - Serangan teroris beberapa waktu lalu terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, seperti di Jawa Timur dan Riau. Bahkan belakangan juga banyak terjadi pengrebekkan para terduga teroris.
Menyusul rangkaian aksi tersebut, ada oknum yang dengan sengaja menuduh pelaku teror identik dengan Islam. Lantas bagaimana respons mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo atas tuduhan tersebut?
Menurut Gatot, pihak yang menuduh pelaku teror adalah bagian dari umat Islam itu adalah pihak yang sengaja mengadu domba. Bahkan dia menduga, yang melempar tuduhan itu bukanlah beragama Islam.
"Kalau orang Islam enggak mungkin menuduh," ujar Gatot saat ditemui di rumah dinas Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (25/5).
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini mengatakan, oknum yang dengan sengaja menuduh Islam bagian dari teroris adalah salah. Menurutnya, orang tersebut hanya ingin mendiskreditkan Islam dan memiliki agenda tertentu.
"Jadi, yang nuduh itu kan punya agenda sendiri, yang ada adalah untuk mendiskreditkan Islam," tegasnya.
Gatot menambahkan, tindakan yang selama ini dilakukan para pelaku teror memang salah. Mereka juga tidak berhak mengatasnamakan Islam.
Pasalnya, dalam Alquran sendiri tidak diajarkan untuk melakukan kekerasan dan melukai mahluk hidup. "Di dalam Alquran coba cari, enggak ada itu bom bunuh diri," ungkapnya.
Dia pun berpesan, agar masyarakat Indonesia tidak kalah dengan para pelaku teror. Sebab Indonesia dibangun dengan perjuangan para pendiri bangsa dalam merebut kemerdekaan.
Sehingga, masyarakat tidak boleh kalah dengan pelaku teror yang mengatasnamakan Islam. "Kemerdekaan yang direbut demikian susahnya dengan air mata, darah dan nyawa. Kemudian akan dirusak. Itu bohong besar," pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
