
Taman Gantung Tugu Tani, Jakarta Pusat membuat suasana menjadi teduh.
JawaPos.com - Jalan protokol di ibu kota sering dihiasi dengan berbagai macam tanaman dengan tujuan membersihkan udara dan menyerap oksigen yang akan dihirup masyarakat. Banyak taman yang dibangun untuk mewujudkan hal itu ataupun hanya demi estetika kota Jakarta.
Pembangunan taman pun sudah variatif. Masyarakat mulai memodifikasi desain ruang bagi tanaman itu dengan berbagai cara. Salah satunya, yakni taman gantung atau green wall. Taman berkonsep green wall tersebut ada di Jalan Menteng, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. Lokasinya tepat di depan taman Patung Pahlawan atau yang dikenal dengan Tugu Tani.
Pantauan JawaPos.com di lokasi, vertical garden itu terlihat kokoh berdiri menutupi pertokoan atau permukiman yang menjadi cagar budaya bagi ibu kota. Pembangunan taman gantung di lokasi tersebut bersamaan dengan revitalisasi Tugu Tani pada 2017 lalu.
"Kondisinya di situ jadi kayak kumuh. Nah si green wall itu untuk nutupin," ujar Kabid Tanaman Perkotaan Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman DKI Jakarta Atik Hedar saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (25/5).
Dia mengatakan, taman gantung tugu tani dibangun oleh swasta pada September 2017 dan sampai saat ini belum diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta. Ada syarat khusus jika pemeliharaan dilimpahkan ke Dinas Pertamanan, salah satunya tanaman tidak boleh rusak.
"(Diserahkan) setelah tanamannya sudah hidup, instalasi airnya bagus, kita juga harus pelajari dulu instalasinya gimana kan harus tahu kunci-kuncinya juga. Jangan sampai diserahkan ke kita terus kerusakan-kerusakannya kita dapat," tuturnya.
Jika tanaman sudah bagus, PT Bougenville selaku pembangun taman akan menyerakhkan kepada Pemprov. Kemudian, pihaknya perlu mempelajari terlebih dahulu tentang tanaman itu agar tepat dalam perawatannya.
"Dia (PT Bougenville) juga konsultasi ke kita. Dia kan kepentingannya kewajiban dipenuhi dulu baru nanti Pemprov ambil," tegas Atik.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
