Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Mei 2018 | 20.58 WIB

Harga Bahan Pangan Masih Relatif Stabil

Komisioner KPPU Guntur Syahputra Saragih (Kiri) dan Kodrat Wibowo. - Image

Komisioner KPPU Guntur Syahputra Saragih (Kiri) dan Kodrat Wibowo.

JawaPos.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) ingin memastikan kestabilan harga berbagai komoditas pangan pada pekan kedua Ramadan. Sejauh pantauan KPPU, harga bahan pangan masih relatif stabil.


Komisioner KPPU Guntur Syahputra Saragih menuturkan, urusan pangan memang menjadi fokus utama. Bahkan selama Ramadan, KPPU senantiasa memantau harga pangan di pasar.


"Kami akan melakukan pengkajian dan inspeksi mendadak jika ditemukan ada kenaikan harga yang tidak wajar di pasar," kata Guntur di Kota Medan, Jumat (25/5).


KPPU masih akan melihat geliat kenaikan harga saat memasuki pekan kedua Ramadan. Di awal Ramadan, beberapa harga kebutuhan pokok sempat mengalami kenaikan. Namun masih dalam angka yang cukup wajar.


Di Kota Medan, harga Ayam Potong sempat merangkak naik di angka Rp 30 ribu per kg. Sebelum Ramadan, harga Ayam berada di kisaran Rp 27 ribu per kg. "Nanti kami lihat di pekan ke dua. Sekaligus tim kami sudah melakukan pemeriksaan," katanya.


Komisioner KPPU Kodrat Wibowo menambahkan, pihaknya sudah melakukan investigasi awal terkait stabilitas harga. Sejauh ini, pihaknya sudah membangun koordinasi dan menyelaraskan data dengan Tim Pengendali Harga. "Selama Ramadan kenaikan harga masih wajar. Karena ada peningkatan permintaan. Sedangkan suplai barangnya agak lambat," ungkapnya.


Ramadan tahun lalu, KPPU bersama beberapa komponen lainnya berhasil menjaga stabilitas harga pangan. Kodrat ingin kesuksesan itu bisa terulang pada tahun ini.


"Tahun lalu, keberhasilan yang ada karena ada pengendalian terpusat. Ada TPID. Sehingga harga cukup stabil. Tahun ini kami akan berkoordinasi dengan satgas. Jangan sampai kami melakukan kebijakan yang tidak perlu atau yang diluar tupoksi kami," katanya.


Kenaikan harga biasanya terjadi jelang Idul Fitri. Hal itu berpotensi dimanfaatkan para pengusaha nakal untuk bermain harga. "Ranah KPPU, jika ada kenaikan harga yang tidak wajar dan ada persaingan usaha yang tidak sehat," pungkasnya.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore