
Ilustrasi
JawaPos.com - Seorang terdakwa atas kasus pencurian sarang burung walet bernama Zulham, melarikan diri dengan memanfaatkan kelengahan petugas. Terdakwa kabur usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, sekitar pukul 15.00 WIB, Kamis (24/5).
Informasi yang dihimpun JawaPos.com, saat itu terdakwa yang dijerat dengan Pasal 363 KUHP ini, baru saja selesai menjalani sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Sidang diketuai oleh hakim Fatimah, dengan hakim anggota Khamazaro Waruwu dan Riska.
Selesai menjalani sidang yang terletak di lantai dua PN, dia menuruni tangga samping kiri tanpa diketahui petugas. Seorang perempuan dikabarkan ikut bersama pelaku. Tidak diketahui apakah perempuan itu orang dekat pelaku.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) terdakwa, Oka Regina, mengatakan, terdakwa terlibat pencurian sarang burung walet. Dalam perkara ini, terdakwa beraksi bersama dua rekannya.
Kaburnya Zulham membuat panik petugas dari kejaksaan dan kepolisian yang diperbantukan di PN Pekanbaru. Mereka melakukan penyisiran hingga ke jalanan di sekitar PN yang terletak di Jalan Lily, namun pelaku tidak ditemukan.
Menanggapi kaburnya terdakwa, Humas PN Pekanbaru, Martin Ginting, menyatakan, masalah pengamanan adalah tanggung jawab jaksa. Hakim hanya bertanggung jawab saat terdakwa di ruang persidangan.
"Saat terdakwa transit hingga ke tahanan adalah tanggung jawab jaksa. Hakim hanya sebatas ruang sidang aja," kata Martin.
Martin mengimbau kejaksaan tetap melakukan pengawalan ketat meski saat bulan Ramadan. "Seyogyanya pengamanan tidak hanya saat puasa tapi juga hari lainnya. Sudah ada dari kejaksaan, kepolisian. Bagaimana jaksa memanfaatkannya," ucap Martin.
Disinggung tentang kecukupan ruang sidang, Martin menyatakan tidak ada masalah. "Sudah memadai, belum ada istilah tidak tertampung," pungkas Martin.
Kaburnya terdakwa dari PN Pekanbaru saat bulan Ramadan bukan yang pertama. Beberapa tahun lalu, seorang tahanan juga kabur usai sidang, jelang dua hari lebaran.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
