
Anggota Pertuni menggelar ODOJ selama bulan Ramadan. Tadarusan ini dilakukan rutin setiap tahunnya.
JawaPos.com - Jemari mereka begitu lincah meraba Alquran Braole sambil melantunkan suara yang merdu. Keterbatasan yang mereka miliki tidak menghalangi mereka untuk beribadah di bulan suci Ramadan.
Tadarus yang dilakukan kaum ibu dan bapak kaum difabel netra, Kamis (24/5) ini memang rutin digelar setiap tahun di sekretariat Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Sumatera Utara, Jalan Sampul, Kota Medan.
Mereka pun terlihat semangat membacakan ayat-ayat suci Alquran, dipandu seorang guru yang juga bekebutuhan khusus. Tadarus Alquran
Sejak pagi para warga berkebutuhan khusus itu sudah datang ke sekretariat.
Tadarus digelar hingga mereka menyelesaikan satu juz penuh. Tadarus yang dilakukan dibagi kedalam berbagai kelompok. Muai dari yang mahir, tingkat belajar, hingga kelompok yang masih membaca Iqra. Masing-masing kelompok dipandu oleh seorang pemandu.
"Di Ramadan kali ini, kita ada program One Day One Juz (ODOJ). Kalau di sini memang selalu ada gurunya. Jadi dipandu mana yang bacaannya benar mana yang salah," kata Ketua DPD Pertuni Sumut, Khairul Batubara, Kamis (24/5).
Para peserta tadarus ini datang dari berbagai penjuru Kota Medan. Bahkan, beberapa orang ada yang berasal dari Kabupaten Deli Serdang.
Selain kegiatan Tadarus, mereka juga menggelar tausiyah menjelang waktu berbuka. "Kami tidak ingin keterbatasan jadi hambatan kami untuk mencari pahala. Orang sehat bisa baca Alquran, kami juga bisa. Karena Alquran itu pedoman umat Islam," katanya.
Selama Ramadan, para anggota pertuni yang datang untuk tadarusan akan difasilitasi ongkos transport. Per harinya, mereka mendapat jatah ongkos Rp 20 ribu per orang. Ongkos itu, didapat dari para donatur mulai dari lembaga hingga perorangan.
Mereka pun berharap, pemerintah lebih peduli lagi terhadap para Pertuni. Selama ini, realisasi Undang Undang No 8 Tahun 2016, tentang pemenuhan hak penyandang disabilitas dianggap belum terealisasi.
"Kepada pemerintah, kami minta lebih peduli lagi kepada kami," pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
