Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Mei 2018 | 20.05 WIB

Tim Uber Indonesia Jumpa Thailand, Begini Prediksinya

Fitriani dan kawan-kawannya akan berhadapan dengan tuan rumah Thailand di babak perempat final Piala Uber - Image

Fitriani dan kawan-kawannya akan berhadapan dengan tuan rumah Thailand di babak perempat final Piala Uber

JawaPos.com - Tim Uber Indonesia akan memulai perjalanan berat mereka di babak perempat final Piala Thomas dan Uber 2018. Mereka dijadwalkan menghadapi tim tuan rumah Thailand, Kamis (24/5) pukul 14.00 nanti.


Pertarungan nanti diperkirakan bakal sengit karena kedua tim punya statistik kekuatan yang boleh dibilang merata. 


Fitriani akan turun di partai pertama melawan ratu bulu tangkis Negeri Gajah Putih, Ratchanok Intanon. Merujuk jam terbang, ranking dan head to head, Ratchanok memang unggul segalanya. Ratchanok kini bertengger di ranking 4 dunia, sementara Fitri masih terserak di peringkat 39.  Dalam tiga pertemuan terakhir, Fitri juga belum pernah sekalipun menang.


Perjuangan Indonesia tentu akan jauh lebih mudah jika Fitri berhasil mengatasi Ratchanok. Namun, jika gagal, maka para Srikandi Merah Putih yang tersisa betul-betul harus bekerja keras. Bisa dibilang, dua laga berikutnya adalah laga paling krusial jika Indonesia ingin mempermalukan Thailand di hadapan publik mereka sendiri.


Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan turun di pertandingan kedua melawan ganda putri terbaik Thailand saat ini, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai. Andai Fitri kalah dari Ratchanok, maka Greysia/Apriyani punya kans menyamakan kedudukan di sini. Dari hasil head to head, Greysia/Apriyani pernah dua kali menang atas Jongkolphan/Rawinda.


Greysia/Apriyani wajib menang di laga kedua ini. Sebab, partai ketiga adalah partai yang cukup sulit bagi Gregoria Mariska Tunjung. Ia harus berhadapan dengan Nitchaon Jindapol yang notabene merupakan pemain tunggal putri terbaik kedua Thailand. Dari rekor pertemuan, keduanya sudah pernah saling mengalahkan di dua pertemuan.


Dengan skenario berhasil unggul 2-1, maka Indonesia hanya perlu mencuri poin terakhir di pertandingan keempat antara Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta melawan Sapsiree Taerattanachai/Puttita Supajirakul. Kans kemenangan di sini juga bisa dibilang cukup besar karena performa Della/Rizki sedang menanjak, sementara Sapsiree/Puttita baru kembali dipasangkan setelah Sapsiree dihantam cedera lutut di SEA Games 2017 lalu.


Jika Della/Rizki berhasil menang, maka Indonesia sudah bisa menyudahi partai perempat final dan melangkah ke semifinal. Namun jika apesnya kedudukan harus seimbang 2-2, maka partai kelima antara Ruselli Hartawan melawan Busanan Ongbamrungphan harus dijalankan.


Walau secara ranking dan head to head Busanan lebih unggul, namun Ruselli punya modal kuat tersendiri. Berhasil mengalahkan salah satu pentolan Tiongkok Li Xuerui di fase grup pada Rabu (23/5) kemarin, moral dan semangat Ruselli jelas terangkat, dan mengalahkan Busanan tentunya bukan hal yang mustahil.


“Kekuatan mereka memang ada Ratchanok. Selebihnya merata semua. Kami akan memberikan yang terbaik,” ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti, Kamis (24/5).

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore