
Kapal Kemanusiaan berisi beras Indonesia sudah sampai di Syria
JawaPos.com - Sejauh apa pun berlayar, kalau Allah SWT sudah menghendaki, maka kapal akan merapat di tempat tujuan. Inilah yang tergambar dari cerita perjalanan tentang Kapal Kemanusiaan Syria. Perjalanan tersebut adalah ikhtiar kemanusiaan yang digagas bersama oleh bangsa Indonesia, berlayar sejauh 5.059 mil atau sekitar 9.369 kilometer dari Pelabuhan Belawan di Sumatera Utara.
Sebulan perjalanan, Kapal Kemanusiaan pun merapat di tujuan akhir. Pelabuhan terdekat dengan perbatasan Syria dan Turki. Berlokasi di Pelabuhan Assan, Kota Iskenderun, Provinsi Hatay, Turki, tepat di hari ke-5 Ramadan, atau di hari Senin, (21/5), satu kontainer Kapal Kemanusiaan Syria untuk pertama kali dibuka dari segelnya. Isinya tentu masih sama, tak berubah kuantitas dan kualitasnya. Satu per satu karung beras diturunkan dari kontainer. Proses serah terima beras pun dilakukan.
Sekira pukul 14.00 siang waktu Turki, Senin (21/5), momen sejarah pun tercipta. Beras dari Indonesia yang dilayarkan lewat Kapal Kemanusiaan Syria, tiba dan telah diserahterimakan resmi dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) kepada mitra ACT. Insya Allah, puluhan ribu karung beras akan didistribusikan oleh mitra ACT di sepanjang Ramadan ini. Target distribusinya menyasar hingga ke komunitas-komunitas pengungsian Syria yang paling membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih sekali. Hari ini hari bahagia untuk kami semua. Tanggal 21 April, Kapal Kemanusiaan ini berlayar dari Pelabuhan Belawan. Berasnya dikirimkan dari berasnya orang Aceh dan kumpulan empati dari masyarakat Indonesia lainnya. Alhamdulillah tepat sebulan, ikhtiar yang kita kumpulkan sudah sampai di Iskenderun,” ujar Senior Vice President ACT Syuhelmaidi Syukur dalam siaran persnya, Kamis (24/5).
Di Syria, beras dari Indonesia diperuntukkan bagi 35 ribu keluarga. Dalam prosesi serah terima tersebut, hadir dua mitra ACT yang menjadi bagian dari tim distribusi beras. Baik itu di sepanjang perbatasan Syria dan Turki, maupun hingga masuk ke kamp-kamp pengungsian di dalam Syria.
"Insya Allah, 1.000 ton beras yang dikirimkan akan dibagi dalam dua agenda distribusi. Lima ratus ton pertama beras akan dikirimkan langsung ke dalam Syria. Wilayah distribusinya meliputi Aleppo, Hama, dan paling besar di Idlib," kata Syuhelmaidi.
Syuhelmaidi memaparkan, alasan beras dikirimkan dari Indonesia untuk Syiria, sebab beras adalah hal terbaik yang tak terpisahkan dalam hidup masyarakat Indonesia. "Orang Syiria pun makan beras yang tak jauh beda bentuk dan rasanya. Kami ingin saudara kami di Syiria merasakan apa yang kami makan."
Syuhelmaidi menegaskan, kalau luka yang dirasakan jutaan pengungsi Syria sama sekali belum membaik. "Dari Indonesia kami kirimkan doa dan ikhtiar terbaik untuk merespons krisis kemanusiaan Syiria. Doa kami agar Syria kembali damai. Menjadi bangsa yang terhormat. Bersama Indonesia sebagai komunitas Muslim yang kuat, Insya Allah."
Salah satu pimpinan mitra ACT, Abu Ubaidah menambahkan, 500 ton beras sisanya akan dimuat di Indonesia Humanitarian Center, gudang kemanusiaan milik Indonesia di Kota Reyhanli. "Lalu akan dibawa ke komunitas pengungsi di sepanjang perbatasan Syria dan Turki.”
Lebih lanjut, Abu Ubaidah menjelaskan, di Syria, beras dari Indonesia akan dikirimkan untuk kurang lebih 35 ribu keluarga. Volume bantuan cukup besar sehingga ada dua tahapan iring-iringan kontainer dari Pelabuhan Assan di Iskenderun ini menuju ke dalam Syria.
Mewakili suara hati masyarakat Syria, Abdul Aziz, salah satu pimpinan mitra ACT lainnya di Syria mengaku bangga dengan datangnya Kapal Kemanusiaan ini. Ia mengatakan, Kapal Kemanusiaan Syria tiba di waktu yang tepat.
Dalam Ramadan kali ini, terdapat lebih dari 120 ribu pengungsi baru yang hijrah dari wilayah konflik di luar Idlib. "Pada hari ini kami melihat sebuah kerja kemanusiaan dalam kapasitas sebesar ini, menunjukkan kedermawanan bangsa Indonesia. Kami bangga menjadi bagian dari empati besar ini."

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
