
Kepala SKK Migas perwakilan Jabanusa, Ali Masyhar.
JawaPos.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah menentukan operator baru pengelola lapangan Blok Sukowati. Penyerahan dilakukan pada Minggu (20/5) dari Joint Operating Body Pertamina PetroChina East Java (JOB PPEJ) ke PT Pertamina EP Asset 4.
Alih kelola Lapangan Sukowati ini dilakukan, mengacu Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 2800/12/MEM.M/2018.
Kepala SKK Migas perwakilan Jabanusa, Ali Masyhar mengatakan, penyerahan dilakukan karena kontrak pengelolaan sudah habis. Kontrak pengelolaan lapangan Sukowati habis pada Februari 2018 lalu.
Kemudian, kontrak tersebut sempat mendapat perpanjangan waktu selama enam bulan untuk mencari operator pengganti. SKK Migas menerapkan, sistem blok yang sudah habis kontrak secara otomatis langsung dikelola oleh operator milik negara.
"Penyerahan secara resmi belum dilakukan. Pada masa transisi itu tentunya menyita pekerjaan. Sehingga setelah sudah jelas operatornya, ini harus segera dilaksanakan dengan cepat," ujarnya, Selasa (22/5).
Ia menyatakan, dengan pergantian operator baru ini, SKK Migas berharap dalam pengelolaannya, blok ini bisa lebih baik dan menambah jumlah produksi migas nasional. Operator baru lanjut Ali, harus segera melakukan kegiatan setelah masa transisi.
Sekadar diketahui, produksi tertinggi JOB PPEJ terjadi pada 2012 lalu yang mencapai 48 ribu barrel oil per day (BOPD). Jumlah produksi tersebut bersumber dari total 35 sumur yang aktif. Yakni 26 sumur di lapangan Sukowati dan lapangan Mudi 9 sumur. Namun saat ini, produksi hanya bisa mencapai sekitar 8.900 BOPD.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
