Weton Selasa Pahing Wajib Tahu! Ini Hari Keberuntungan, Kesialan, dan Pantangan yang Harus Dihindari Wetonmu Menurut Primbon (Vecteezy/Claudio Divizia)
JawaPos.com - Dalam kepercayaan Jawa, setiap weton memiliki energi dan perhitungan tersendiri yang dipercaya dapat memengaruhi jalan hidup seseorang. Salah satu weton yang memiliki daya tarik kuat adalah Selasa Pahing.
Kombinasi antara hari Selasa dan pasaran Pahing yang dikenal membawa karakter kuat, ambisius, namun juga sensitif terhadap energi spiritual.
Menurut penjelasan pada salah satu video di kanal youtube yang aktif membahas weton dan spiritualitas Jawa yakni Sabdaning Ratu, dalam primbon Jawa, orang dengan weton ini memiliki potensi besar untuk sukses, tetapi juga memiliki masa-masa tertentu yang perlu diwaspadai agar terhindar dari kesialan atau kemalangan.
Melalui ilmu titen, hari-hari khusus ini dapat dihitung untuk membantu seseorang menjaga keseimbangan hidup dan memilih waktu yang tepat dalam bertindak. Lalu apa saja hari sial dan hari keberuntungan untuk Selasa Pahing? Berikut penjelasannya.
Hari Sial (Hari Was) Selasa Pahing
Bagi pemilik weton Selasa Pahing, terdapat beberapa hari was atau hari kemalangan yang datang secara berkala setiap bulan. Hari was kecil dimulai dari Was Telu (Kamis Wage), Was Lima (Sabtu Legi), Was Pitu (Senin Pon), dan Was Sewelas atau Was Gede (Jumat Pahing).
Pada hari-hari ini, disarankan untuk tidak melakukan aktivitas besar seperti bepergian jauh, membuka usaha baru, atau mengadakan hajatan. Energi diri pada saat itu sedang lemah sehingga lebih rentan terhadap kesialan.
Selain itu, ada pula hari kemalangan tahunan yang jatuh pada setiap hari Selasa di bulan Rajab. Ketika hari ini tiba, sebaiknya hindari kegiatan penting dan usahakan lebih banyak berdiam diri di rumah sambil memperbanyak doa dan introspeksi diri.
Hari Kejayaan Selasa Pahing
Berbanding terbalik dengan hari kemalangan, hari kejayaan bagi weton Selasa Pahing jatuh pada hari Kamis di bulan Besar (Zulhijah). Pada waktu ini, energi diri sedang kuat dan penuh keberuntungan. Inilah waktu yang tepat untuk membuka usaha baru, mengikuti perlombaan, melamar pekerjaan, atau mengadakan perayaan penting.
Pantangan Weton Selasa Pahing
Ada tiga pantangan utama yang harus dihindari oleh pemilik weton ini, yaitu berbuat maksiat, seperti selingkuh, berjudi, atau mabuk, memakan uang hasil yang tidak baik, seperti hasil korupsi atau perjudian dan tidak boleh melakukan poligami atau poliandri, karena akan membawa kesialan dan kesulitan hidup.
Sebagai penutup, setiap weton membawa pelajaran hidup yang unik. Apa yang disebut hari kemalangan bukanlah untuk ditakuti, melainkan dijadikan pengingat agar lebih berhati-hati dan bijak. Begitu pula hari kejayaan adalah momentum untuk bersyukur dan berbuat kebaikan.
Primbon Jawa mengajarkan bahwa keseimbangan hidup terletak pada kemampuan kita mengenali diri dan menghormati waktu. Jadi, bagi kamu yang lahir pada Selasa Pahing, jadikan ilmu ini sebagai tuntunan agar langkahmu lebih selaras dengan harmoni semesta.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
