
6 Weton Ini Harus Merasakan Sengsara, Sebelum Diangkat Derajatnya dan Menjadi Kaya Raya (Nut Denduangboripant/Vecteezy)
JawaPos.com - Dalam hidup, tidak semua orang berangkat dari garis start yang sama. Ada yang jalannya lurus, ada pula yang harus jatuh bangun berkali-kali. Dalam primbon Jawa, sejumlah weton tertentu memang “dititipi” ujian lebih berat atau fase sengsara, yang ditandai dengan “mati rezeki”, “mati rasa dalam cinta”, atau “mati semangat” karena gagalnya usaha, dikhianati rekan, hingga hilangnya kesempatan. Dalam primbon weton-weton ini dikelompokkan dalam weton Tibo Pati.
Menurut penjelasan dalam sebuah video dari kanal youtube yang aktif membahas weton yakni Ngaos Jawa, di balik cobaan itu ada maksud baik dari semesta. Fase sengsara tersebut dianggap sebagai fase pembersihan, penempaan, dan penyiapan jalan besar. Setelah fase ini terlewati, derajat mereka akan diangkat, jalan rezeki dibukakan, dan hidup berbalik menjadi lebih berkecukupan, bahkan kaya raya.
1) Minggu Legi
Mereka memiliki karakter ceria, hangat, dan dermawan. Mudah membuat suasana hidup, sekalipun dirinya sedang dalam keadaan kurang baik. Ada sisi intuitif, peka pada pertanda, dan tertarik pada hal-hal yang bersifat batin/mistis, sehingga cenderung bisa memahami makna tersembunyi di balik sebuah peristiwa.
Mereka biasanya akan tergelincir dalam sebuah bidang penting, misalnya usaha ambruk dalam semalam, karier yang terasa buntu, atau hubungan yang kandas. Pada fase ini, Minggu Legi akan ciut mentalnya dan mulai mempertanyaakan diri.
Untuk keluar dari sana, ketekunan dan pantang menyerah menjadi kunci. Mereka akan memulai dari nol, merapikan langkah, dan berani ambil peluang kecil yang kemudian melebar menjadi pintu besar. Saat bangkit, rezeki mengalir deras da mereka akan tetap murah hati, kaya materi sekaligus kaya pengalaman.
2) Selasa Pon
Selasa pon memiliki watak sederhana, apa adanya, dan sangat menjunjung kejujuran. Mereka tidak suka mengambil yang bukan haknya, dan percaya bahwa rezeki tanpa berkah hanya mendatangkan celaka. Karena itu, orang lain cenderung percaya pada mereka.
Ironisnya, kejujuran ini kadang dimanfaatkan. Mereka bisa ditipu rekan kerja, disakiti sahabat, atau dikhianati pasangan. “Kematian” bagi Selasa Pon sering berupa runtuhnya harapan besar yang sudah dibangun sepenuh hati.
Godaan terbesar saat jatuh adalah menghalalkan segala cara untuk berjaya. Namun ketika mereka tetap teguh pada integritas, pintu rezeki akan terbuka kembali, yang biasanya berasal dari langkah kecil seperti kerja sampingan, keahlian baru, atau kenalan lama. Saat mapan, Selasa Pon biasanya rendah hati, rajin menolong, dan hidupnya stabil serta berkah.
3) Rabu Kliwon
Watak mereka yang memiliki energi besar, dan berpengaruh di lingkungan sosial jadi kekuatan. Mereka memiliki sopan santun, tutur kata halus, dan pandai bergaul. Jaringan pertemanan yang luas membuat mereka mudah memantik kolaborasi.
Dalam fase sengsara, mereka mungkin akan mengalami usaha merosot, peluang hilang, atau kehilangan sosok penting sehingga arah hidup kabur. Keraguan diri bisa muncul dari peristiwa ini. Penyelamatnya adalah dukungan dari teman/relasi, yang akan jadi api kecil yang menyalakan semangat.
Peluang baru biasanya datang dari relasi, seperti diajak bekerja sama, ditawari posisi strategis, atau diarahkan ke proyek yang tepat. Saat bangkit, Rabu Kliwon sering menjadi pemimpin yang bijak berempati, disegani karena hasil dan dihormati karena cara memimpinnya yang baik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
