Ilustrasi Pasaran Jawa yang Dipercaya Bawa Rezeki Berlimpah (freepik)
JawaPos.com - Di antara semua unsur primbon, lima pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon) dipercaya punya energi tersendiri yang mempengaruhi keistimewaan lahir seseorang.
Pasaran atau pancawara menjadi bagian dari penanggalan Jawa yang diwariskan turun-temurun. Masing-masing pasaran dipercaya memiliki neptu, elemen, hingga malaikat pelindung yang berbeda.
Dari sanalah muncul keyakinan bahwa siapa pun yang lahir pada pasaran tertentu bisa memancarkan pesona kepemimpinan, kelimpahan rezeki, dan sifat istimewa lain. Namun, semua ini tetaplah ramalan, usaha, doa, dan kerja keras tetap kunci utama keberhasilan seseorang.
Dilansir dari Primbon Cirebon, Selasa (14/7) berikut adalah rahasia keistimewaan lima pasaran Jawa pembawa rezeki:
Dalam primbon Jawa, pasaran Legi punya neptu 5, berelemen kayu atau udara, disimbolkan dengan warna aura putih. Pasaran Legi dikenal membawa optimisme dan keinginan besar, yang bisa jadi senjata bermata dua: mendatangkan kesuksesan jika terarah, tapi juga menghancurkan diri jika disalahgunakan. Malaikat pelindungnya adalah Malaikat Israil. Orang Legi harus pandai mengendalikan hasrat dan fokus belajar agar kekuatannya bermanfaat bagi banyak orang.
Pahing memiliki neptu besar, berelemen api, disimbolkan sebagai pasaran penuh semangat dan cinta kasih. Orang Pahing cenderung baik hati, suka membantu, serta dilindungi Malaikat Mikail yang memberi kemakmuran. Pasaran Pahing sering disebut pasaran seniman karena punya jiwa seni yang tinggi. Namun, orang Pahing juga perlu hati-hati dengan sifat agresif yang bisa jadi bumerang. Rahasia suksesnya ada pada keikhlasan memberi dan kemauan belajar ilmu.
Pon dikenal sebagai pemegang segel cakra dasar langit, berelemen logam, dengan sifat tegas, disiplin, dan keras hati. Pasaran Pon identik dengan arah barat dan punya hubungan erat dengan keteguhan prinsip. Meski kuat, Pon tetap perlu belajar ilmu spiritual untuk menyeimbangkan kekuatan logamnya. Pon didukung oleh Kliwon sebagai guru spiritual, agar sifat kerasnya tetap terkendali dan membawa keberuntungan, bukan sebaliknya.
Wage punya neptu 4, berelemen air, dilindungi Malaikat Jibril. Pasaran Wage dikenal cerdas, kreatif, pandai berstrategi, dan realistis. Mereka mampu menjadi pengendali di antara pasaran lain lewat akal dan ilmu. Namun, tanpa sentuhan spiritual, orang Wage bisa kehilangan arah. Oleh karena itu, Wage dan Kliwon sering disatukan — Wage berperan sebagai pengendali logis, Kliwon sebagai penyeimbang spiritualnya.
Kliwon memiliki neptu tertinggi, pemegang segel cakra mahkota langit, berelemen tanah. Orang Kliwon dikenal kuat pendirian, berjiwa kepemimpinan, dan sering dianggap sebagai pusat atau pancer. Disimbolkan dengan gunung yang kokoh, Kliwon menyimpan potensi menggabungkan keistimewaan pasaran lain — cinta, optimisme, ilmu, dan kepemimpinan. Namun, sisi negatifnya, Kliwon bisa keras kepala dan sulit dinasihati. Kunci sukses Kliwon adalah menumbuhkan cinta kasih dan rendah hati agar potensi besar dalam dirinya bermanfaat untuk banyak orang.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
