
Jangan Sembrono dengan Weton-Weton Ini, Akibatnya Bisa Sial Seumur Hidup! Mereka Punya Pelindung Gaib yang Kuat (Freepik)
JawaPos.com - Setiap orang tentu pernah mendengar nasihat lama: “ojo sembrono ngomong, ojo sembrono ngina wong.” Dalam budaya Jawa, kata-kata kasar atau hinaan bukan hanya bisa melukai hati, tapi juga bisa berbalik membawa kesialan bagi si pengucap.
Menurut penjelasan dalam sebuah video dari kanal youtube yang aktif membahas weton dan spiritualitas Jawa yakni Ngaos Jawa, primbon Jawa percaya, ada beberapa weton tertentu yang lahir dengan aura perlindungan batin yang kuat. Orang-orang ini memiliki daya pantulan energi. Jika mereka disakiti atau dihina, maka energi buruk itu bisa kembali menghantam si pelaku dalam bentuk tulah.
Tulah di sini bukan berarti santet atau guna-guna, melainkan balasan semesta yang datang karena orang yang berhati bersih tidak seharusnya diperlakukan dengan buruk. Maka dari itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga ucapan, apalagi ketika berhadapan dengan orang-orang dengan weton khusus ini.
Sebut saja Kamis Legi. Orang yang lahir pada hari ini dikenal memiliki hati yang lembut, penuh ketulusan, dan tidak suka melawan meski sering diperlakukan tidak adil. Namun, justru karena ketulusannya itulah, setiap hinaan atau perlakuan buruk yang mereka terima akan berbalik menjadi ujian berat bagi si pelaku. Ada banyak cerita nyata di masyarakat tentang orang Kamis Legi yang sering diremehkan, namun kemudian orang yang merendahkannya justru hidup penuh masalah.
Lalu ada Selasa Pon, weton yang disebut sebagai “cermin batin.” Orang dengan weton ini biasanya jujur, tegas, dan tidak suka drama. Mereka tidak perlu membalas dengan marah, karena siapa pun yang menghina mereka biasanya akan merasakan dampak buruk dalam hidupnya sendiri. Apa yang dilemparkan kepada mereka, akan dipantulkan kembali dengan lebih kuat.
Selain itu, dikenal juga Sabtu Kliwon yang diyakini memiliki penjaga leluhur yang kuat. Orang dengan weton ini biasanya hidup sederhana dan pendiam, namun jika mereka dihina, balasannya sering kali datang melalui kejadian aneh yang menimpa si penghina.
Ada pula Rabu Pahing dan Jumat Wage, keduanya memiliki energi perlindungan spiritual yang halus, sehingga siapa pun yang berniat jahat pada mereka sering kali justru merasakan sial beruntun.
Dari lima weton ini, kita belajar bahwa tidak semua orang bisa diperlakukan seenaknya. Kata-kata kasar bisa menjadi bumerang, apalagi jika ditujukan pada orang yang dilindungi semesta. Maka, bijaklah dalam berkata. Karena bisa jadi orang yang diremehkan justru sedang dijaga oleh kekuatan tak terlihat.
Hidup ini ibarat pantulan. Apa yang kita berikan pada orang lain, akan kembali pada diri kita. Jika kita memberi kebaikan, maka kebaikan pula yang datang. Sebaliknya, jika kita menghina atau merendahkan orang lain, bisa jadi energi buruk itu akan berbalik dengan cara yang lebih menyakitkan.
Terutama jika orang yang kita hina ternyata memiliki weton yang sakral dan dijaga semesta. Oleh karena itu, mari kita jaga ucapan dan sikap. Hargai setiap orang, karena kita tidak pernah tahu siapa yang sebenarnya sedang dilindungi oleh kekuatan yang lebih besar dari kita.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
